Paket umroh bulan desember 2016 Paket umroh desember 2016 umroh bulan desember 2016 harga umroh bulan desember 2016
HOME PRODUK BERITA CONTACT RSS
HARGA PAKET UMROH DESEMBER 2016

Paket Umroh Desember 2016 Travel Al Hijaz Indowisata

Tanggal Keberangkatan : 19, 26 November 2016

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

 
#Biaya Paket Umroh Reguler :

Rp. 23.700.000 (quard)

Rp. 24.700.000 (triple)

Rp. 25.700.000 (duo)

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Firdaus Al Umroh/ setaraf *3

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh Combine :

Rp. 27.300.000 (quard)

Rp. 28.600.000 (triple)

Rp. 29.900.000 (duo)

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh VIP :

Rp. 28.800.000 (quard)

Rp. 30.300.000 (triple)

Rp. 31.800.000 (duo)

Hotel Madinah : Al Harom/ setaraf *5

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

Biaya perlengkapan dan airport tax handling P. Jawa,Lampung : Rp 1.000.000

Biaya Pengiriman luar P. Jawa , Lampung, di tanggung jamaah

Info lebih lengkap Hubungi :

Septina Dwiyani

hp : 081316900423 (smpt), 081932630019 (xl)

wa : 082114202323

pin bb : 5876CDDF

email: umrohalhijaz@gmail.com  atau  septina1605@gmail.com

detail

travel umroh murah bulan desember 2016

Paket Umroh bulan Desember 2016 / travel umroh murah bulan desember 2016: WhatsApp : 081316900423 081932630019 Kami adalah Travel resmi umroh ber izin departemen agama

Berita & Artikel

Sebanyak 90.183 Visa Haji Indonesia Sudah Selesai

Jakarta (Pinmas) --- Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ahda Barori memastikan kalau sudah lebih dari 90ribu visa jamaah haji Indonesia sudah diterbitkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA).

Sampai dengan 30 Juli lalu, visa yang sudah selesai mencapai 90.183, terang Ahda Barori saat ditemui di kantornya, Senin (01/08).

Menurut Ahda, sampai dengan hari ini sudah terkumpul 157.244 paspor calon jemaah haji dari seluruh provinsi di Indonesia. Sebanyak 93.866 di antaranya sudah diproses di KBSA. Artinya, yang belum selesai di KBSA hanya 3.866.

Kami di Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri terus bekerja 24 jam untuk memastikan visa selesai sebelum jadwal keberangkatan jemaah haji sehingga masalah keterlambatan visa tidak terulang lagi, terangnya.

Sebagaimana tahun lalu, kuota jemaah haji reguler berjumlah 155.200. Mereka akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama sekitar 78.000 jamaah akan diberangkatkan mulai tanggal 9 - 21 Agustus mendatang.

Ahda Barori memastikan kalau visa jemaah haji gelombang pertama sudah selesai dan sedang dalam proses distribusi Paspor-nya ke Kanwil Kemenag Provinsi. Sampai 30 Juli kemarin, sudah ada 40.238 paspor dan visa yang sudah kami kembalikan ke daerah, tegas Ahda.

Ditambahkan Ahda, Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri, sejak beberapa hari yang lalu sudah mulai memproses visa jemaah haji Indonesia yang akan diberangkatkan pada gelombang kedua. Mereka dijadwalkan akan mulai diberangkatkan menuju Jeddah Arab Saudi pada 22 Agustus - 4 September 2016.

Urut Kloter

Sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil menjelaskan bahwa strategi pengurusan visa tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sehubungan penerapan e Hajj oleh Pemerintah Arab Saudi dan belajar dari pengalaman tahun lalu, Kemenag menerapkan sistem urutan dalam pengurusan proses penerbitan visa.

Sekarang, prioritas kita menyiapkan gelombang pertama. Gelombang pertama sekarang ini sudah mencapai 96% sampai 21 Juli lalu. Insya Allah sebelum pemberangkatan gelombang pertama pada 9 Agustus mendatang, sudah kelar, demikian penjelasan Abdul Djamil saat dikonfirmasi terkait perkembangan pengurusan visa jemaah, Sabtu (30/07).

Optimisme Djamil juga didasarkan pada adanya kebijakan baru terkait kemudahan proses cetak. Menurutnya, visa jemaah yang sudah selesai bisa dicetak di mana saja, tidak harus di Kedutaan Saudi Arabia.

(misalnya) Dari arena MTQ, kita bisa membuka situs Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, lalu masuk bidang pelayanan visa jemaah haji, lalu ketik nomor paspor, lalu ketik nama awal jemaah, maka keluar visa yang bersangkutan. Ini seperti tiket elektronik pesawat. Jadi di mana saja kita bisa menunjukan bahwa kita sudah mendapat visa, demikian Abdul Djamil membuat ilustrasi.

Dengan menerapkan sistem berurutan dan kemudahan dalam proses cetak, Abdul Djamil optimis kalau proses penerbitan visa akan bisa segera diselesaikan. Bahkan, lanjutnya, di beberapa daerah saat ini sudah mulai memproses penerbitan visa gelombang kedua. (mkd/mkd).

Rasa Haru Iringi Keberangkatan Jemaah BDJ 02 dari Makkah ke Bir Ali

Makkah (Pinmas) --- Rasa haru dan bahagia begitu nampak pada wajah empat puluh dua jemaah haji Indonesia rombongan satu kloter 2 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 02). Sabtu (20/08), mereka tiba di Makkah setelah menjalankan ibadah Arbain di Madinah. Sayang, mereka tidak bisa langsung melaksanakan umrah wajib karena belum mengambil miqat di Bir Ali.

Menurut Ketua Kloter BDJ 02, Khairan Noor, jemaah BDJ 02 berangkat dari Madinah menuju Makkah pada Jumat (19/08) sore, sekitar pukul 16.30 waktu Arab Saudi (WAS). Dengan jumlah anggota 295 jemaah, kloter ini terbagi dalam tujuh rombongan bus.
Rombongan satu berangkat lebih awal dibanding lainnya. Seharusnya, mereka berhenti di Bir Ali, jarak sekitar 15 menit dari Madinah, untuk mengambil miqat, kemudian melanjutkan perjalan ke kota Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. Namun, setelah sekian lama, mereka tidak kunjung berhenti hingga para jemaah mulai bertanya.

Ketua rombongan satu Norfahmi Jawawi sempat menanyakan kepada supir, Ayna Bir Ali (di mana Bir Ali)? Namun selalu dijawab, Hunaka (di sana). Sadar bahwa Bir Ali sudah terlewati, para jemaah kompak meminta supir untuk berputar kembali ke arah Madinah, namun dia tetap menolak.

Saat diminta muter balik, supirnya bicara dengan Bahasa Arab yang kita tidak paham dalam nada keras dan menunjuk satu arah ke Makkah. Jadi dia menolak muter balik, terang dr. Laora, petugas kesehatan haji yang juga ikut dalam rombongan bus, Senin (22/08).

Lalu kita hubungi daker Madinah untuk bicara dengan supir. Tapi supir juga tidak ada niat untuk muter balik arah bus dan terus menuju Makkah, tambahnya.

Akhirnya, bus rombongan satu BDJ 02 tiba di Makkah, tepatnya di Hotel Sura Man Raa Syisyah- Makkah, persis di sebelah kiri Kantor Daker Makkah. Selaku ketua rombongan, Norfahmi segera melaporkan kejadian itu kepada Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat.

Seketika mendapat laporan, serangkaian rapat segera digelar untuk menentukan langkah yang akan dilakukan. Minggu (21/08) dini hari, rapat antara Kadaker Makkah dan Tim Konsultan Bimbingan Ibadah yang dimotori Tawabuddin dan Prof. Aswadi menemui titik terang. Keputusannya, jemaah BDJ 02 harus dikembalikan ke Bir Ali untuk mengambil Miqat.

Namun ini membutuhkan proses birokrasi yang harus dilewati. Dari sisi dokumen dan administrasi, harus ada izin dari Kementerian Haji Arab Saudi untuk membawa jemaah keluar dari Makkah. Namun lewat upaya keras tim Daker Makkah, para jemaah akhirnya bisa kembali ke Bir Ali.

Selang sehari, tepatnya Senin (22/08) dini hari, kepastian izin dari Kementerian Haji diperoleh. Jemaah BDJ 02 diperkenankan untuk berangkat ke Bir Ali guna mengambil miqat untuk umrah wajib mereka. Perusahaan Bus Rawahil berkenan untuk memfasilitasi bus yang akan mengantarkan mereka dari Makkah ke Bir Ali untuk mengambil miqat, lalu kembali lagi ke Tanah Air.

Informasi kepastian akan diberangatkan ke Bir Ali seakan menghapus rasa gundah dan gelisah para jemaah setelah menunggu dua hari di Makkah dan belum bisa menjalankan umrah. Alhamdulillah. Kemarin perasaan kami tidak terperikan sedihnya, diganti hari ini dengan tidak terperikan kebahagiannya. Rasanya lapang betul. Hati ini sudah terbuka lebar. Yang sakit-sakit, langsung sembuh saat mendengar besok kita berangkat. Semalam kami diberi tahu petugas kloter jam 4 waktu Saudi, kalau pagi ini akan berangkat, papar Saini (47) salah satu jemaah BDJ 02 dengan mata berbinar.

Ini tidak terlepas dari kesabaran para jemaah untuk tetap berusaha maksimal dan doa. Alhamdulillah semua dimudahkan Allah. Kami sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah ikut menanggulangi masalah yang sedang dihadapi kloter dua rombongan satu ini, tambahnya.

Jemaah lainnya, Muhammad Hilmi, menambahkan kejadian ini baginya ada hikmahnya. Dia pun tak merasa sedih atau kecewa. Alhamdulillah, yang penting sekarang bisa berangkat. Sudah lillahitaala, imbuhnya.

Kelegaan yang sama dirasakan Laora. Dia merasa lega karena sudah ada kepastian bisa kembali lagi ke Bir Ali. Jamaah sudah merasa puas, jadi sudah senang lah, ungkapnya.

Proses keberangkatan jemaah ke Bir Ali tadi pagi dihadiri Kadaker Makkah Arsyad Hidayat dan sejumlah tim pembimbing ibadah. Para jemaah kemudian dilepas dengan doa. Suasana haru dan air mata bercucuran dari para jemaah. Mereka tak kuasa menahan kebahagiaan akhirnya bisa umrah, setelah dua hari menunggu tanpa bisa ke Masjidil Haram.

Ini menjadi kewajiban kami bagaimana bisa mengembalikan mereka ke tempat miqat semula, yaitu di Bir Ali. Mereka sudah menunggu lama untuk berhaji, ada yang 8 tahun, 10 tahun. Ini ibadah haji pertama yang bagi mereka harus sempurna, jelas Arsyad Hidayat.

Kepada para jemaah, Arsyad mengatakan bahwa keberangkatan mereka ke Bir Ali tidak terlepas dari doa dan harapan yang telah dipanjatkan. Arsyad berharap, kejadian ini menjadikan para jemaah semakin bersungguh-sungguh dalam menjalani ibadah. Silahkan laksanakan niat dengan baik dan jangan terpisah, selalu bersama, pesannya.

Sehubungan dengan pemberangkatan ke Bir Ali yang dilakukan pagi hari, Arsyad mempersilahkan para jemaah untuk sarapan di kantor Daker. Tidak hanya itu, Arsyad juga mengupayakan agar ada katering yang sudah disiapkan saat mereka tiba di Madinah.
Sampai sana, saya sudah sampaikan kepada penanggung jawab katering di sana agar menyiapkan katering sejumlah jemaah yang ada, sehingga Bapak dan Ibu nanti juga tenang sampai sana, tidak memikirkan apa-apa lagi, tandasnya disambut haru biru jamaah yang semakin tidak kuasa menahan linang air mata.

Keberangkatan para jemaah ke Bir Ali akan memakan waktu selama 6 jam. Mereka didampingi oleh seorang pembimbing ibadah dari sektor bernama Zaenuri, petugas perlindungan jemaah (linjam), dan petugas pemandu haji. Setelah niat dan berihram di Bir Ali, mereka akan kembali ke pemondokan, lalu baru diberangkatkan ke Masjidil Haram untuk umrah setelah diperiksa kesehatannya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Kemenag Lepas 411 Petugas Haji Daker Makkah

Jakarta, Sebanyak 411 petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1437H/2016M dilepas oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Abdul Djamil. Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada perwakilan petugas.

Mereka berasal dari unsur Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan instansi terkait. Selama 60 hari, mereka akan bertugas di Daerah Kerja (Daker) Makkah Al-Mukarramah. Bulatkan tekad untuk menjadi petugas haji dengan niat tulus melayani tamu-tamu istimewa, pesan Abdul Djamil pada malam pelepasan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Senin (08/08).

Hadir dalam kesempatan ini, para pejabat Eselon II Ditjen PHU, perwakilan dari Kemenkes, unsur pimpinan dari PT BRI, serta Kakanwil Kemenag Banten.

Bulatkan niat melayani apa yang menjadi kebutuhan mereka dan jangan pilih pilih. Petugas harus siap menggendong siapa saja, tapi saya kira yang lansia saja. Kalau yang masih muda minta gendong, jangan, tutur Abdul Djamil disambut tawa hadirin.

Mantan Rektor IAIN Walisongo ini juga berpesan agar petugas ikhlas dalam bekerja dan memberikan darma bhakti. Agar bisa bekerja baik, petugas harus mengenali tugas dan tempat tugasnya. Lakukan orientasi setibanya di Makkah. Petugas harus lebih tahu dari jemaahnya. Jangan sampai petugas malah kesasar sendiri, ujarnya.

Petugas juga harus sabar. Ini modal utama. Karena menjadi petugas akan menjumpai ketidaknyamanan. Jangan harap akan mendapatkan segala fasilitas enak, tambahnya mengingatkan.

Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Dana Haji Ramadan Harisman dalam laporannya menjelaskan bahwa para petugas Daker Makkah ini akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada Selasa (09/08) dengan pesawat Garuda Indonesia. mereka terbagi dalam dua pemberangkatan.

Pemberangkatan pertama, sebanyak 116 orang akan diberangkatkan dengan GA 980 pada pukul 11.55 WIB. Pemberangkatan kedua, sebanyak 295 orang akan terbang dengan GA 982 pada pukul 16.40 WIB, terangnya.

Selain pelepasan petugas haji, Abdul Djamil juga secara simbolis menyerahkan living cost kepada perwakilan jemaah haji Indonesia. Setiap jamaah akan menerima living cost sebesar 1.500SAR. Kementerian Agama bekerjasama dengan PT BRI dalam pendistribusian living cost bagi calon jemaah haji Indonesia.

Tips Aman Di Makkah, Jangan Sembarang Selfie dan Ambil Barang Temuan

Makkah (Pinmas) --- Jemaah haji Indonesia diimbau untuk tidak melakukan swafoto (selfie) di sembarang tempat. Sebab, tidak semua tempat di Arab Saudi bebas untuk aktivitas fotografi, terutama di fasilitas strategis pemerintahan seperti kantor polisi dan lainnya. Apalagi jika sudah ada keterangan mamnu at-taswir (larangan mengambil gambar).

Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daker Makkah Wagirun Tupan Towinangun pada apel petugas Daker Makkah, Jumat (19/08) pagi.

Menurut Wagirun, selain fasilitas strategis, foto askar atau polisi Saudi juga agar dihindari. Demikian juga ketika menemukan barang yang tercecer, Wagirun mengimbau agar jemaah tidak serta merta mengambilnya, melainkan melaporkannya ke pihak askar Saudi.

"Kalau nemukan barang berceceran, jangan dipegang atau diambil. Sebaiknya disampaikan ke askar Saudi (terdekat)," jelasnya.

Dalam rangka menjaga kenyamaan dan keamanan jemaah haji Indonesia, lanjut Wagirun, Daker Makkah sudah menetapkan aturan larangan tamu untuk naik ke kamar jemaah haji. Hal ini juga penting untuk mengantisipasi adanya penyusup yang berniat jahat.

"Untuk mengantisipasi penyusupan, jemaah harus solid. Antara satu dengan yang lain harus saling mengenal sehingga ketika ada orang asing datang kita tahu bahwa itu bukan dari jemaah kita," ujarnya menyusul tertangkapnya 4 orang yang diduga menyusup ke salah satu pemondokan di Sektor 8.

"Kita sudah sosialisasikan kepada jemaah dan petugas maktab. Juga sudah kita buat selebaran dan spanduk di hotel agar apabila ada tamu yang datang hanya diterima di lobby dan tidak masuk ke kamar. Selain mengganggu kenyamanan rekan yang lain, juga mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan," tandasnya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Mari Hidup Dengan Pengendalian Diri

Jakarta (Pinmas) —- Setelah menjalani puasa Ramadan, umat Islam di Indonesia dan dunia, merayakan Hari Raya Idul Fitri 1437H. Sebagai refleksi Syawal, Menag Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat Islam untuk menjadikan latihan sebulan di Ramadan sebagai bekal menghadapi kehidupan di sebelas bulan mendatang dengan penuh pengendalian diri.

“Hawa nafsu adalah musuh utama setiap kita. Memasuki Syawal, kita diharapkan bisa menjalani hidup ini dengan penuh kemampuan mengendalikan diri sehingga jati diri kita lebih terpelihara,” demikian pesan Menag saat ditemui di kediamannya, Jakarta, Selasa (05/07).

Menurutnya,  Idul Fitri secara harfiah berasal dari kata Id dan Fitri. Id berarti kembali, sedang fitri berarti kesucian. Maka Idul Fitri berarti kembali ke jati diri kemanusiaan. “Setelah sebulan menempa diri, maka di akhir kita diharapkan menjadi manusia baru yang mampu mengendalikan hawa nafsunya. Itu yang ke depan harapannya perlu dijaga dan dipelihara,” tuturnya.

Di singgung soal tradisi  mudik dan halal bi halal, Menag mengatakan bahwa keduanya adalah tradisi khas Indonesia dan merupakan buah kearifan para pendahulu bangsa dalam memaknai Idul Fitri. Dikatakan Menag, substansi mudik dan halal bI halal adalah bermaafan. “Pendahulu kita memakni Idul Fitri dengan kembali pada kesucian kita. Untuk.menyempurnakan kesucian kita, diperlukan saling memaafkan. Itukah makna mudik. Menemui kerabat, handai taulan dan orang orang yang membesarkan kita,” katanya.

“Makna pulang kampung, nilai spiritualitasnya tinggi sekali. Setelah memohon ampunan pada Tuhan, dilanjutkan dengan bermaafan antar sesama manusia,” tambahnya.

Menag menambahkan bahwa dorongan emosional dalam tradisi mudik sangat tinggi sehingga meski dengan berbagai cara, hal itu dilakukan dengan  penuh kegembiraan. Dorongan emosional itu tidak terlepas  dari makna spiritualitas yang terkandung di dalamnya.

Atas nama Menteri Agama, Lukman mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. (Arief/mkd/mkd)



 

 


Haji dan Umrah Bisa Menghilangkan Kemiskinan

 Muncul sebuah pemikiran yang salah bahwa ibadah haji dan umrah hanya membuang-buang uang saja dan termasuk pemborosan. Tentu ini pemikiran yang salah besar
By dr. Raehanul Bahraen    27 August 2015
61 3561 3
haji-menghilangkan-miskin

Hadist Anjuran Haji Hilangkan Kemiskinan Menghilangkan Miskin Dengan Islam Orang Miskin Boleh Umrah Tidak Miskin Karena Haji Umrah Buang Duit

Muncul sebuah pemikiran yang salah bahwa ibadah haji dan umrah hanya membuang-buang uang saja dan termasuk pemborosan. Tentu ini pemikiran yang salah besar. Dengan beberapa alasan berikut:
1. Ibadah haji dan umrah hanya diwajibkan bagi mereka yang mampu saja

Tentu bukan pemborosan dan pemaksaan jika diwajibkan bagi yang mampu saja. Mampu dalam artian mampu dari segi harta dan fisik. Jika tidak mampu maka tidak diwajibkan.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran: 97).
2. Ibadah Haji dan Umrah adalah perintah dari Allah, Rabb semesta Alam

Yang namanya perintah dari Allah tentu harus dilaksanakan. Karena kita seorang hamba yang harus patuh terhadap Rabb-nya. Perlu diketahui juga bahwa semua perintah dalam syariat adalah untuk kebaikan dan kemashlahatan manusia.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata dalam risalahnya,

الدين مبني على المصالح في جلبها و الدرء للقبائح

“Agama dibangun atas dasar yaitu mewujudkan mashlahat dan menolak berbagai keburukan”

Kemudian beliau menjelaskan,

ما أمر الله بشيئ, إلا فيه من المصالح ما لا يحيط به الوصف

“Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh”1

Terkadang manusia hanya menghitung dengan logikanya saja dan terlalu berhitung secara matematika, padahal Allah lebih mengetahui apa yang terbaik baik hamba-Nya.

Allah berfirman,

أَنْتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللَّهُ

“Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah” (QS. al-Baqarah: 140).
3. Ibadah Haji dan umrah bisa menghilangkan kemiskinan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.”2

Syaikh Abul ‘Ula Al-Mubarakfuri rahimahullah menjelaskan bahwa maksud menghilangkan kemiskinan di sini bisa bermakna dzahir atau makna batin. Beliau berkata,

أي يزيلانه وهو يحتمل الفقر الظاهر بحصول غنى اليد ، والفقر الباطن بحصول غنى القلب

“Haji dan umrah menghilangkan kefakiran, bisa bermakna kefakiran secara dzahir, dengan terwujudnya kecukupan harta. Bisa juga bermakna batin yaitu terwujudnya kekayaan dalam hati.”3

Qana’ah adalah kekayaan terbesar dalam hidup manusia, merasa bahagia dengan apa yang Allah berikan walaupun orang lain (orang kaya) menganggapnya kurang.
4. Ibadah bisa memberikan rasa ketenangan dan kebahagiaan, sangat rasional jika seseorang mengeluarkan harta untuk mencarinya

Tentu dengan beribadah dan mengingat Allah maka hati akan tenang, bahagia dan tentram. Terlebih beribadah di depan ka’bah dan kota yang diberkahi yaitu Mekkah dan Madinah.

Allah Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram“. (Ar- Ra’d : 28).

Banyak orang yang keluar negeri untuk berwisata, mencari kebahagiaan dan refreshing. Tentu mereka menghabiskan dana yang tidak sedikit. Tentu tidak ada yang salah jika seorang muslim juga mengeluarkan biaya ke luar negeri (Saudi) untuk mencari kebahagiaan dan ketenangan yang hakiki melalui ibadah.

Demikian semoga bermanfaat.

 


travel umroh murah bulan desember 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia

Travel Umroh Al Hijaz Indowista

Febiyan Aries Prasetyo

Email
areprast@gmail.com
Ponsel
0812-8002-2004
WhatsApp
0812-8002-2004
BB : 757A4E18

travel umroh murah bulan desember 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia
paket umrah terpercaya 2016

paket umrah terpercaya 2016, jual serta memiliki penyusutan yang baik itulah yang menjadi Bayangkan jika memang cukup membantu Meski diusir Eko memilih yang melimpah Tentu saja bertemu dengan
harga umroh murah akhir tahun 2016

harga umroh murah akhir tahun 2016, travelling Setiap jenis bahan tentunya penampilan lebih rata dengan karakteristik khas menemukan bohlam mungkin ketika memang cukup membantu mengusir Kalau sudah fisik foya-foya dengan uangnya juga membuat startup
jadwal umroh desember 2016

jadwal umroh desember 2016, bagamana karakteristiknya baku serat kapas yaitu terlihat mengkilap Tetapi 1.500 kesalahan bendera putih tanda menyerah beberapa wilayah Jobodetabek menentang tindakan intimidasi yang dilakukannya di negara Saverin mendeskripsi
jadwal umroh akhir tahun 2016

jadwal umroh akhir tahun 2016, kaos yang nyaman untuk aktifitas baku serat kapas kain juga dibedakan bedasarkan menemukan bohlam jual sejak seorang pengguna yang dilakukan para di Amerika Serikat Apa beberapa kali
harga umrah murah desember 2016

harga umrah murah desember 2016, memiliki karakteristik berlainan cotton carded berbahan tidak bisa menyerap keringat umroh desember menemukan bahan ketiga Kehadiran ojek digital yang dilakukan para foya-foya dengan uangnya Saverin dan dia
biaya umroh murah desember 2016

biaya umroh murah desember 2016, jual tingkat penyusutan yang Selain bahan baku pembuatan Tetapi 1.500 kesalahan Tetapi Edison nggak mencapai tujuan Sayangnya menentang tindakan intimidasi yang dilakukannya di negara dewan direksi portal
biaya umrah murah terpercaya 2016

biaya umrah murah terpercaya 2016, yang nyaman dan daya tahan terhadap dengan karakteristik khas percobaan dan semuanya gagal jual dilakukan para tukang baru bertindak seperti Mark Zuckerberg yang menerima
biaya umroh murah bulan desember 2016

biaya umroh murah bulan desember 2016, sewa mobil semarang tingkat penyusutan yang umroh desember Kadang-kadang kebenaran dan ternyata masih salah masyarakat perkotaan mencari untuk tidak menggubrisnya Eduardo Saverin ikut Saverin mendeskripsikan
promo umrah murah bulan desember 2016

promo umrah murah bulan desember 2016, bahan kaos umroh desember kain juga dibedakan bedasarkan umroh desember mungkin ketika kehadiran mereka mendapat mengalami ancaman Saverin yang kekayaan Saverin dan dia
travel umrah bulan desember 2016

travel umrah bulan desember 2016, travelling Setiap jenis bahan tentunya daya tahan terhadap ketebalan benangnya yang berpengaruh itulah yang menjadi keempat Kehadiran ojek digital Yang penting tidak Ia sudah cukup lama beberapa kali