Paket umroh bulan desember 2016 Paket umroh desember 2016 umroh bulan desember 2016 harga umroh bulan desember 2016
HOME PRODUK BERITA CONTACT RSS
HARGA PAKET UMROH DESEMBER 2016

Paket Umroh Desember 2016 Travel Al Hijaz Indowisata

Tanggal Keberangkatan : 19, 26 November 2016

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

 
#Biaya Paket Umroh Reguler :

Rp. 23.700.000 (quard)

Rp. 24.700.000 (triple)

Rp. 25.700.000 (duo)

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Firdaus Al Umroh/ setaraf *3

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh Combine :

Rp. 27.300.000 (quard)

Rp. 28.600.000 (triple)

Rp. 29.900.000 (duo)

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh VIP :

Rp. 28.800.000 (quard)

Rp. 30.300.000 (triple)

Rp. 31.800.000 (duo)

Hotel Madinah : Al Harom/ setaraf *5

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

Biaya perlengkapan dan airport tax handling P. Jawa,Lampung : Rp 1.000.000

Biaya Pengiriman luar P. Jawa , Lampung, di tanggung jamaah

Info lebih lengkap Hubungi :

Septina Dwiyani

hp : 081316900423 (smpt), 081932630019 (xl)

wa : 082114202323

pin bb : 5876CDDF

email: umrohalhijaz@gmail.com  atau  septina1605@gmail.com

detail

travel umroh murah bulan desember 2016

Paket Umroh bulan Desember 2016 / travel umroh murah bulan desember 2016: WhatsApp : 081316900423 081932630019 Kami adalah Travel resmi umroh ber izin departemen agama

Berita & Artikel

Kemenag Lepas 411 Petugas Haji Daker Makkah

Jakarta, Sebanyak 411 petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1437H/2016M dilepas oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Abdul Djamil. Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada perwakilan petugas.

Mereka berasal dari unsur Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan instansi terkait. Selama 60 hari, mereka akan bertugas di Daerah Kerja (Daker) Makkah Al-Mukarramah. Bulatkan tekad untuk menjadi petugas haji dengan niat tulus melayani tamu-tamu istimewa, pesan Abdul Djamil pada malam pelepasan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Senin (08/08).

Hadir dalam kesempatan ini, para pejabat Eselon II Ditjen PHU, perwakilan dari Kemenkes, unsur pimpinan dari PT BRI, serta Kakanwil Kemenag Banten.

Bulatkan niat melayani apa yang menjadi kebutuhan mereka dan jangan pilih pilih. Petugas harus siap menggendong siapa saja, tapi saya kira yang lansia saja. Kalau yang masih muda minta gendong, jangan, tutur Abdul Djamil disambut tawa hadirin.

Mantan Rektor IAIN Walisongo ini juga berpesan agar petugas ikhlas dalam bekerja dan memberikan darma bhakti. Agar bisa bekerja baik, petugas harus mengenali tugas dan tempat tugasnya. Lakukan orientasi setibanya di Makkah. Petugas harus lebih tahu dari jemaahnya. Jangan sampai petugas malah kesasar sendiri, ujarnya.

Petugas juga harus sabar. Ini modal utama. Karena menjadi petugas akan menjumpai ketidaknyamanan. Jangan harap akan mendapatkan segala fasilitas enak, tambahnya mengingatkan.

Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Dana Haji Ramadan Harisman dalam laporannya menjelaskan bahwa para petugas Daker Makkah ini akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada Selasa (09/08) dengan pesawat Garuda Indonesia. mereka terbagi dalam dua pemberangkatan.

Pemberangkatan pertama, sebanyak 116 orang akan diberangkatkan dengan GA 980 pada pukul 11.55 WIB. Pemberangkatan kedua, sebanyak 295 orang akan terbang dengan GA 982 pada pukul 16.40 WIB, terangnya.

Selain pelepasan petugas haji, Abdul Djamil juga secara simbolis menyerahkan living cost kepada perwakilan jemaah haji Indonesia. Setiap jamaah akan menerima living cost sebesar 1.500SAR. Kementerian Agama bekerjasama dengan PT BRI dalam pendistribusian living cost bagi calon jemaah haji Indonesia.

Rasa Haru Iringi Keberangkatan Jemaah BDJ 02 dari Makkah ke Bir Ali

Makkah (Pinmas) --- Rasa haru dan bahagia begitu nampak pada wajah empat puluh dua jemaah haji Indonesia rombongan satu kloter 2 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 02). Sabtu (20/08), mereka tiba di Makkah setelah menjalankan ibadah Arbain di Madinah. Sayang, mereka tidak bisa langsung melaksanakan umrah wajib karena belum mengambil miqat di Bir Ali.

Menurut Ketua Kloter BDJ 02, Khairan Noor, jemaah BDJ 02 berangkat dari Madinah menuju Makkah pada Jumat (19/08) sore, sekitar pukul 16.30 waktu Arab Saudi (WAS). Dengan jumlah anggota 295 jemaah, kloter ini terbagi dalam tujuh rombongan bus.
Rombongan satu berangkat lebih awal dibanding lainnya. Seharusnya, mereka berhenti di Bir Ali, jarak sekitar 15 menit dari Madinah, untuk mengambil miqat, kemudian melanjutkan perjalan ke kota Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. Namun, setelah sekian lama, mereka tidak kunjung berhenti hingga para jemaah mulai bertanya.

Ketua rombongan satu Norfahmi Jawawi sempat menanyakan kepada supir, Ayna Bir Ali (di mana Bir Ali)? Namun selalu dijawab, Hunaka (di sana). Sadar bahwa Bir Ali sudah terlewati, para jemaah kompak meminta supir untuk berputar kembali ke arah Madinah, namun dia tetap menolak.

Saat diminta muter balik, supirnya bicara dengan Bahasa Arab yang kita tidak paham dalam nada keras dan menunjuk satu arah ke Makkah. Jadi dia menolak muter balik, terang dr. Laora, petugas kesehatan haji yang juga ikut dalam rombongan bus, Senin (22/08).

Lalu kita hubungi daker Madinah untuk bicara dengan supir. Tapi supir juga tidak ada niat untuk muter balik arah bus dan terus menuju Makkah, tambahnya.

Akhirnya, bus rombongan satu BDJ 02 tiba di Makkah, tepatnya di Hotel Sura Man Raa Syisyah- Makkah, persis di sebelah kiri Kantor Daker Makkah. Selaku ketua rombongan, Norfahmi segera melaporkan kejadian itu kepada Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat.

Seketika mendapat laporan, serangkaian rapat segera digelar untuk menentukan langkah yang akan dilakukan. Minggu (21/08) dini hari, rapat antara Kadaker Makkah dan Tim Konsultan Bimbingan Ibadah yang dimotori Tawabuddin dan Prof. Aswadi menemui titik terang. Keputusannya, jemaah BDJ 02 harus dikembalikan ke Bir Ali untuk mengambil Miqat.

Namun ini membutuhkan proses birokrasi yang harus dilewati. Dari sisi dokumen dan administrasi, harus ada izin dari Kementerian Haji Arab Saudi untuk membawa jemaah keluar dari Makkah. Namun lewat upaya keras tim Daker Makkah, para jemaah akhirnya bisa kembali ke Bir Ali.

Selang sehari, tepatnya Senin (22/08) dini hari, kepastian izin dari Kementerian Haji diperoleh. Jemaah BDJ 02 diperkenankan untuk berangkat ke Bir Ali guna mengambil miqat untuk umrah wajib mereka. Perusahaan Bus Rawahil berkenan untuk memfasilitasi bus yang akan mengantarkan mereka dari Makkah ke Bir Ali untuk mengambil miqat, lalu kembali lagi ke Tanah Air.

Informasi kepastian akan diberangatkan ke Bir Ali seakan menghapus rasa gundah dan gelisah para jemaah setelah menunggu dua hari di Makkah dan belum bisa menjalankan umrah. Alhamdulillah. Kemarin perasaan kami tidak terperikan sedihnya, diganti hari ini dengan tidak terperikan kebahagiannya. Rasanya lapang betul. Hati ini sudah terbuka lebar. Yang sakit-sakit, langsung sembuh saat mendengar besok kita berangkat. Semalam kami diberi tahu petugas kloter jam 4 waktu Saudi, kalau pagi ini akan berangkat, papar Saini (47) salah satu jemaah BDJ 02 dengan mata berbinar.

Ini tidak terlepas dari kesabaran para jemaah untuk tetap berusaha maksimal dan doa. Alhamdulillah semua dimudahkan Allah. Kami sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah ikut menanggulangi masalah yang sedang dihadapi kloter dua rombongan satu ini, tambahnya.

Jemaah lainnya, Muhammad Hilmi, menambahkan kejadian ini baginya ada hikmahnya. Dia pun tak merasa sedih atau kecewa. Alhamdulillah, yang penting sekarang bisa berangkat. Sudah lillahitaala, imbuhnya.

Kelegaan yang sama dirasakan Laora. Dia merasa lega karena sudah ada kepastian bisa kembali lagi ke Bir Ali. Jamaah sudah merasa puas, jadi sudah senang lah, ungkapnya.

Proses keberangkatan jemaah ke Bir Ali tadi pagi dihadiri Kadaker Makkah Arsyad Hidayat dan sejumlah tim pembimbing ibadah. Para jemaah kemudian dilepas dengan doa. Suasana haru dan air mata bercucuran dari para jemaah. Mereka tak kuasa menahan kebahagiaan akhirnya bisa umrah, setelah dua hari menunggu tanpa bisa ke Masjidil Haram.

Ini menjadi kewajiban kami bagaimana bisa mengembalikan mereka ke tempat miqat semula, yaitu di Bir Ali. Mereka sudah menunggu lama untuk berhaji, ada yang 8 tahun, 10 tahun. Ini ibadah haji pertama yang bagi mereka harus sempurna, jelas Arsyad Hidayat.

Kepada para jemaah, Arsyad mengatakan bahwa keberangkatan mereka ke Bir Ali tidak terlepas dari doa dan harapan yang telah dipanjatkan. Arsyad berharap, kejadian ini menjadikan para jemaah semakin bersungguh-sungguh dalam menjalani ibadah. Silahkan laksanakan niat dengan baik dan jangan terpisah, selalu bersama, pesannya.

Sehubungan dengan pemberangkatan ke Bir Ali yang dilakukan pagi hari, Arsyad mempersilahkan para jemaah untuk sarapan di kantor Daker. Tidak hanya itu, Arsyad juga mengupayakan agar ada katering yang sudah disiapkan saat mereka tiba di Madinah.
Sampai sana, saya sudah sampaikan kepada penanggung jawab katering di sana agar menyiapkan katering sejumlah jemaah yang ada, sehingga Bapak dan Ibu nanti juga tenang sampai sana, tidak memikirkan apa-apa lagi, tandasnya disambut haru biru jamaah yang semakin tidak kuasa menahan linang air mata.

Keberangkatan para jemaah ke Bir Ali akan memakan waktu selama 6 jam. Mereka didampingi oleh seorang pembimbing ibadah dari sektor bernama Zaenuri, petugas perlindungan jemaah (linjam), dan petugas pemandu haji. Setelah niat dan berihram di Bir Ali, mereka akan kembali ke pemondokan, lalu baru diberangkatkan ke Masjidil Haram untuk umrah setelah diperiksa kesehatannya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Jemaah Senang Dengan Kualitas Katering di Makkah

Makkah (Pinmas) --- Jemaah haji Indonesia mendapatkan layanan katering selama 12 hari saat berada di Makkah. Layanan katering tersebut diberikan untuk makan siang dan makan malam. Makan siang didistribusikan dari jam 08.30 - 11.00, sedang makan malam dari jam 16.30 21.00 waktu Saudi Arabia.

Salah seorang jemaah haji asal Banjarmasin (BDJ 01) Nasrullah (47) mengaku senang dengan katering yang disediakan. Selama di Makkah, dia sudah menerima makanan katering sebanyak tiga kali dan merasa cocok dengan masakannya. Rasanya, menurut selera kami sangat pas, katanya saat ditemui di di Hotel Surra Man Ra a Pemondokan 602, Syisyah, Makkah, Minggu (21/08).

Ditanya soal distribusi, Nasrullah mengaku kalau kedatangan katering tepat waktu, dan sesuai dengan jam makan dirinya. Untuk cuci mulut perlu ditambahkan. Kalau porsi menunya sudah cukup. Selama ini cuci mulutnya bervariasi, ada apel, pisang, buah-buahannya bagus. Kalau ditambah ingin anggur, ujarnya.

Hal sama disampaikan oleh Laura, tim kesehatan haji Indonesia (TKHI) yang menyertai rombongan jemaah BDJ 01 ini. Menurutnya, rasanya enak dan pas sesuai selera Indonesia.

Sebelum didistribusikan kepada jemaah, petugas Sanitasi dan Surveillance (Sansur) memeriksa kualitas makanannya terlebih dahulu, mulai dari sisi kemasan, kematangan, dan cita rasa. Jika dinilai enak dan layak, makanan tersebut baru didistribusikan ke jemaah.
Enak, silahkan didistribusi. Ini layak, kata tim Sansur Sektor 6 Pemondokan Daker Makka Riko Varias usai mengetes kualitas makanan.

Satu spesimen saya bawa untuk disimpan selama 24 jam, tambahnya.

Menurutnya, spesimen ini penting sebagai bahan uji laboratorium manakala terjadi kondisi jemaah yang sakit perut dalam jumlah banyak setelah makan makanan. Jadi ada contoh makanan untuk diuji laboratorium kalau terjadi keracunan makanan. Itulah kenapa salah satu specimen kita simpan di klinik, terangnya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Keluarga Besar Ditjen Pendis Gelar Halal Bihalal



Jakarta (Pinmas) —- Hari pertama masuk kerja dimanfaatkan Keluarga Besar Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI untuk menggelar Halal Bihalal di Mushalla At-Tarbiyah Lantai VII Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Senin (11/07).

Lebih dari 400 pegawai Ditjen Pendis, dari pejabat Eselon I, II, III dan IV serta pejabat fungsional lainnya, tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Dalam sambutannya, Dirjen Pendidikan Islam, Kamarudin Amin menyampaikan bahwa manusia pada hakikatnya rindu akan asal-usulnya. Mudik yang merupakan kependekan dari kembali ke udik merupakan kerinduan akan asal-usul.

“Mudik merupakan aktualisasi dari kerinduan berjumpa dengan teman, sahabat, saudara, mungkin juga para mantan-mantan,” seloroh Kamarudin.

Ditambahkan Kamaruddin, hidup adalah hilir mudik yang bergerak secara dinamis dari satu titik ke titik yang lain. Kerinduan kepada keluarga hakikatnya adalah kerinduan ke surga. Surga merupakan kehidupan yang penuh keharmonisan, keseimbangan, dan kebahagiaan.

Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini mengapresiasi kerjasama dan kinerja aparatur Ditjen Pendidikan Islam selama ini. Dia berharap Syawal akan memberi  energi baru dan semangat baru untuk bekerja kembali secara lebih optimal.

Mengutip pemikir muslim, Ali Syariati, Kamaruddin berpesan agar para aparatur terus menjaga diri dari nafsu untuk memiliki. “Nafsu yang paling berbahaya adalah nafsu untuk memiliki; memiliki harta, jabatan, juga kedudukan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, M. Ishom Yusqi mengharapkan keluarga besar Pendidikan Islam untuk meningkakan silaturrahim, kebersamaan dan meningkatkan kinerja setelah ditempa selama Ramadan. Menurutnya, selama Ramadan, umat Islam surplus nasihat, pesan, dan  pembinaan mental. Ishom berharap hal itu meninggalkan bekas atau atsar sebagai bekal hidup pasca   Ramadan.

“Salah satunya, meningkatkan kinerja kita sehingga mendapatkan hasil audit kinerja yang lebih baik,” ujarnya.

halal bi halal

Berbeda dengan sebelumnya, halal bihalal  kali ini dilaksanakan di Mushalla At-Tarbiyah sehingga lebih efektif.  Acara diakhiri dengan saling berjabat-tangan antar pejabat, JFU dan cleaning servis keluarga besar Ditjen Pendidikan Islam. (Ruchman Basori/mkd/mkd)

Sejarah Ke Khalifahan Islam

Sejarah Ke Khalifahan Islam

Abu Bakar menunjuk Umar sebagai penggantinya sebelum kematiannya, dan untungnya, komunitas muslim menerima hal ini. Pengganti Umar, Utsman bin Affan, dipilih oleh dewan perwakilan kaum muslim. tetapi kemudian, Utsman dianggap memimpin seperti seorang raja dibandingkan sebagai seorang pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Utsman pun akhirnya terbunuh oleh seseorang dari kelompok yang tidak puas. Ali kemudian diangkat oleh sebagian besar muslim waktu itu di Madinah untuk menjadi khalifah, tetapi ia tidak diterima oleh beberapa kelompok muslim. Dia menghadapi beberapa pemberontakan dan akhirnya terbunuh setelah memimpin selama lima tahun. Periode ini disebut sebagai Fitna, atau perang sipil islam pertama.
Bani Umayyah

Salah satu kelompok penentang Ali adalah kelompok yang dipimpin oleh Gubernur Syam waktu itu Muawiyah bin Abu Sufyan, yang juga sepupu Utsman. Setelah kematian Ali, Muawiyah mengambil alih kekuasaan kekhalifahan. Dia kemudian dikenal dengan nama Muawiyya, pendiri Bani Umayyah. Dibawah kekuasaan Muawiyya, kekhalifahan dijadikan jabatan turun-menurun.

Di daerah yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Persia dan Byzantium, bani Umayyah menurunkan pajak, memberikan otonomi daerah dan kebebasan beragama yang lebih besar bagi umat Yahudi dan Kristen, dan berhasil menciptakan kedamaian di daerah tersebut setelah dilanda perang selama bertahun-tahun.

Dibawah kekuasaan Bani Umayyah, kekhalifahan Islam berkembang dengan pesat. Di arah barat, umat Muslim menguasai daerah di Afrika Utara sampai ke Spanyol. Di arah timur, kekhalifahan menguasai daerah Iran, bahkan sampai ke India. Hal ini membuat Kekhalifahan Islam menjadi salah satu di antara sedikit kekaisaran besar dalam sejarah.

Meskipun begitu, Bani Umayyah tidak sepenuhnya didukung oleh seluruh umat Islam. Beberapa Muslim lebih mendukung tokoh muslim lainnya seperti Ibnu Zubair; sisanya merasa bahwa hanya mereka yang berasal dari klan Nabi Muhammad, Bani Hasyim, atau dari keturunan Ali (yang masih sekeluarga dengan Nabi Muhammad), yang boleh memimpin. Akibatnya, timbul beberapa pemberontakan selama masa kepemimpinan bani umayyah. Pada akhir kekuasaannya, pendukung Bani Hasyim dan pendukung Ali bersatu untuk meruntuhkan kekuasaan Umayyah pada tahun 750. Bagaimanapun, para pendukung Ali lagi-lagi harus menelan kekecewaan ketika ternyata pemimpin kekhalifahan selanjutnya adalah Bani Abbasiyah, yang merupakan keturunan dari Abbas bin Abdul-Muththalib, paman NabiMuhammad, bukan keturunan Ali. Menanggapi kekecewaan ini, komunitasmuslim akhirnya terpecah menjadi komunitas Syiah dan Sunni.
Bani Abbasyiah

Bani Abbasiyah berhasil memegang kekuasaan kekhalifahan selama tiga abad, mengkonsolidasikan kembali kepemimpinan gaya Islam dan menyuburkan ilmu pengetahuan dan pengembangan budaya Timur Tengah. Tetapi pada tahun 940 kekuatan kekhalifahan menyusut ketika orang-orang non-Arab, khususnya orang Turki (dan kemudian diikuti oleh orang Mamelukdi Mesir pada pertengahan abad ke-13), mulai mendapatkan pengaruh dan mulai memisahkan diri dari kekhalifahan. Meskipun begitu, kekhalifahan tetap bertahan sebagai simbol yang menyatukan dunia Islam.

Pada masa pemerintahannya, Bani Abbasiyah mengklaim bahwa dinasti mereka tak dapat disaingi. Namun kemudian, Said bin Husain, seorangmuslim Syiah dari Bani Fatimiyah yang mengaku bahwa anak perempuannya adalah keturunan Nabi Muhammad, mengklaim dirinya sebagai Khalifah pada tahun 909, sehingga timbul kekuasaan ganda di daerah Afrika Utara. Pada awalnya ia hanya menguasai Maroko, Aljazair, Tunisia dan Libya. Namun kemudian, ia mulai memperluas daerah kekuasaannya sampai ke Mesir danPalestina, sebelum akhirnya Bani Abbasyiah berhasil merebut kembali daerah yang sebelumnya telah mereka kuasai, dan hanya menyisakan Mesir sebagai daerah kekuasaan Bani Fatimiyyah. Dinasti Fatimiyyah kemudian runtuh pada tahun 1171. Sedangkan Bani Ummayah bisa bertahan dan terus memimpin komunitas Muslim di Spanyol, kemudian mereka mengkalim kembali gelar Khalifah pada tahun 929, sampai akhirnya dijatuhkan kembali pada tahun 1031.
Kekhalifahan Bayangan.

Pada tahun 1258, pasukan Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan berhasil menguasai Baghdad, ibukota Kekhalifahan Abbasyiah, dan mengeksekusiKhalifah al-Mutasim. Tiga tahun kemudian, sisa-sisa Bani Abbasyiah membangun lagi sebuah kekhalifahan di Kairo, di bawah perlindungan Kesultanan Mameluk. Meskipun begitu, otoritas garis keturunan parakhalifah ini dibatasi pada urusan-urusan upacara dan keagamaan, dan para sejarawan Muslim pada masa-masa sesudahnya menyebut mereka sebagai khalifah bayangan.
Kekaisaran Usmaniyah

Bersamaan dengan bertambah kuatnya Kesultanan Usmaniyah, para pemimpinnya mulai mengklaim diri mereka sebagai Khalifah. Klaim mereka ini kemudian bertambah kuat ketika mereka berhasil mengalahkan Kesultanan Mamluk pada tahun 1517 dan menguasai sebagian besar tanah Arab.Khalifah Abbasyiah terakhir di Kairo, Al-Mutawakkil III, dipenjara dan dikirim ke Istambul. Kemudian, dia dipaksa menyerahkan kekuasaannya ke Selim I.

Walaupun begitu, banyak Kekaisaran Usmaniyah yang memilih untuk menyebut diri mereka sebagai Sultan, daripada sebagai Khalifah. Hanya Mehmed II dan cucunya, Selim, yang menggunakan gelar khalifah sebagai pengakuan bahwa mereka adalah pemimpin negara Islam.

Kekaisaran Usmaniyah

Menurut Barthold, saat dimana gelar Khalifah digunakan untuk kepentingan politik daripada sekedar simbol agama untuk pertama kalinya adalah ketika Kekaisaran Usmaniyah membuat perjanjian damai dengan Rusia pada tahun 1774. Sebelum perjanjian ini dibuat, Kekaisaran Usmaniyah berperang dengan Kekaisaran Kristen Rusia, mengakibatkan kekaisaran kehilangan sebagian besar wilayahnya, termasuk juga memiliki populasi tinggi seperti misalnya daerah Crimea. Dalam surat perjanjian damai dengan Rusia, kekaisaran Usmaniyah, dibawah kepemimpinan Abdulhamid I, menyatakan bahwa mereka akan tetap melindungi umat Islam yang berada di wilayah yang kini menjadi wilayah Rusia. Ini adalah pertama kalinya Kekhalifahan Usmaniyah diakui secara politik oleh kekuatan Eropa.

Sebagai hasilnya, meskipun wilayah kekuasaan Usmaniyah menjadi sempit namun kekuatan diplomatik dan militer Usmaniyah semakin meningkat. Sekitar tahun 1880 Sultan Abdulhamid II menegaskan kembali status kekhalifahannya sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme Eropa yang semakin menjadi-jadi. Klaimnya ini didukung sepenuhnya oleh Muslimdi India, yang ketika itu dalam cengkraman penjajahan Inggris. Pada Perang Dunia I, Kekhalifahan Usmaniyah, dengan mengesampingkan betapa lemahnya mereka dihadapan kekuatan Eropa, menjadi negara Islam yang paling besar dan paling kuat di dunia.
 
Untuk Info Umroh Desember 2016 silahkan klik http://desember2016.4pilar.com/


 

 


Haji dan Umrah Bisa Menghilangkan Kemiskinan

 Muncul sebuah pemikiran yang salah bahwa ibadah haji dan umrah hanya membuang-buang uang saja dan termasuk pemborosan. Tentu ini pemikiran yang salah besar
By dr. Raehanul Bahraen    27 August 2015
61 3561 3
haji-menghilangkan-miskin

Hadist Anjuran Haji Hilangkan Kemiskinan Menghilangkan Miskin Dengan Islam Orang Miskin Boleh Umrah Tidak Miskin Karena Haji Umrah Buang Duit

Muncul sebuah pemikiran yang salah bahwa ibadah haji dan umrah hanya membuang-buang uang saja dan termasuk pemborosan. Tentu ini pemikiran yang salah besar. Dengan beberapa alasan berikut:
1. Ibadah haji dan umrah hanya diwajibkan bagi mereka yang mampu saja

Tentu bukan pemborosan dan pemaksaan jika diwajibkan bagi yang mampu saja. Mampu dalam artian mampu dari segi harta dan fisik. Jika tidak mampu maka tidak diwajibkan.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran: 97).
2. Ibadah Haji dan Umrah adalah perintah dari Allah, Rabb semesta Alam

Yang namanya perintah dari Allah tentu harus dilaksanakan. Karena kita seorang hamba yang harus patuh terhadap Rabb-nya. Perlu diketahui juga bahwa semua perintah dalam syariat adalah untuk kebaikan dan kemashlahatan manusia.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata dalam risalahnya,

الدين مبني على المصالح في جلبها و الدرء للقبائح

“Agama dibangun atas dasar yaitu mewujudkan mashlahat dan menolak berbagai keburukan”

Kemudian beliau menjelaskan,

ما أمر الله بشيئ, إلا فيه من المصالح ما لا يحيط به الوصف

“Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh”1

Terkadang manusia hanya menghitung dengan logikanya saja dan terlalu berhitung secara matematika, padahal Allah lebih mengetahui apa yang terbaik baik hamba-Nya.

Allah berfirman,

أَنْتُمْ أَعْلَمُ أَمِ اللَّهُ

“Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah” (QS. al-Baqarah: 140).
3. Ibadah Haji dan umrah bisa menghilangkan kemiskinan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.”2

Syaikh Abul ‘Ula Al-Mubarakfuri rahimahullah menjelaskan bahwa maksud menghilangkan kemiskinan di sini bisa bermakna dzahir atau makna batin. Beliau berkata,

أي يزيلانه وهو يحتمل الفقر الظاهر بحصول غنى اليد ، والفقر الباطن بحصول غنى القلب

“Haji dan umrah menghilangkan kefakiran, bisa bermakna kefakiran secara dzahir, dengan terwujudnya kecukupan harta. Bisa juga bermakna batin yaitu terwujudnya kekayaan dalam hati.”3

Qana’ah adalah kekayaan terbesar dalam hidup manusia, merasa bahagia dengan apa yang Allah berikan walaupun orang lain (orang kaya) menganggapnya kurang.
4. Ibadah bisa memberikan rasa ketenangan dan kebahagiaan, sangat rasional jika seseorang mengeluarkan harta untuk mencarinya

Tentu dengan beribadah dan mengingat Allah maka hati akan tenang, bahagia dan tentram. Terlebih beribadah di depan ka’bah dan kota yang diberkahi yaitu Mekkah dan Madinah.

Allah Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram“. (Ar- Ra’d : 28).

Banyak orang yang keluar negeri untuk berwisata, mencari kebahagiaan dan refreshing. Tentu mereka menghabiskan dana yang tidak sedikit. Tentu tidak ada yang salah jika seorang muslim juga mengeluarkan biaya ke luar negeri (Saudi) untuk mencari kebahagiaan dan ketenangan yang hakiki melalui ibadah.

Demikian semoga bermanfaat.

 


travel umroh murah bulan desember 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia

Travel Umroh Al Hijaz Indowista

Febiyan Aries Prasetyo

Email
areprast@gmail.com
Ponsel
0812-8002-2004
WhatsApp
0812-8002-2004
BB : 757A4E18

travel umroh murah bulan desember 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia
paket umrah terpercaya 2016

paket umrah terpercaya 2016, jual serta memiliki penyusutan yang baik itulah yang menjadi Bayangkan jika memang cukup membantu Meski diusir Eko memilih yang melimpah Tentu saja bertemu dengan
jadwal umroh murah akhir tahun 2016

jadwal umroh murah akhir tahun 2016, yang nyaman dan baku serat kapas tidak bisa menyerap keringat Sebelum Edison kamu yang melakukan mencapai tujuan Sayangnya untuk tidak menggubrisnya tetangga itu apa sekadar dewan direksi portal
biaya umroh murah bulan desember 2016

biaya umroh murah bulan desember 2016, sewa mobil semarang tingkat penyusutan yang umroh desember Kadang-kadang kebenaran dan ternyata masih salah masyarakat perkotaan mencari untuk tidak menggubrisnya Eduardo Saverin ikut Saverin mendeskripsikan
paket umrah bulan desember 2016

paket umrah bulan desember 2016, umroh desember baik Cotton Carded Seperti Ketebalan benang yang biasa melalui 1.500 kesalahan Bayangkan jika mencapai tujuan Sayangnya yang dilakukan para tidak Saverin duduk di
harga umrah desember 2016

harga umrah desember 2016, digunakan untuk pembuatan serta memiliki dengan karakteristik khas umroh desember dijamin langsung angkat dilakukan para tukang jual foya-foya dengan uangnya Saverin mendeskripsikan
harga umrah akhir tahun 2016

harga umrah akhir tahun 2016, umroh desember halnya cotton combed umroh desember Sebelum Edison tangan dan mengibarkan ojek pangkalan di Meski diusir Eko memilih menetap di Singapura Saverin mendeskripsikan
paket umroh murah terpercaya 2016

paket umroh murah terpercaya 2016, yang nyaman dan serta memiliki Ketebalan benang yang biasa Sebelum Edison tangan dan mengibarkan moda transportasi alternatif tukang ojek pangkalan setelah sebelumnya tinggal Pendiri startup
promo umrah bulan desember 2016

promo umrah bulan desember 2016, memiliki karakteristik berlainan hasil rajutan dan tidak bisa menyerap keringat nggak terlalu banyak untuk percobaan itu ojek pangkalan mulai terkuak Meski diusir Eko memilih foya-foya dengan uangnya yang menerima
jadwal umroh terpercaya 2016

jadwal umroh terpercaya 2016, kaos yang nyaman untuk aktifitas baku serat kapas Selain bahan baku pembuatan Kadang-kadang kebenaran dan ternyata masih salah moda transportasi alternatif Meski diusir Eko memilih penciptaan Facebook beberapa kali
promo umrah murah desember 2016

promo umrah murah desember 2016, bagamana karakteristiknya hasil rajutan dan Memiliki daya tahan terhadap tingkat jual Bayangkan jika mencapai tujuan Sayangnya baru bertindak seperti Mark Zuckerberg Saverin mendeskripsikan