Paket umroh bulan desember 2016 Paket umroh desember 2016 umroh bulan desember 2016 harga umroh bulan desember 2016
HOME PRODUK BERITA CONTACT RSS
HARGA PAKET UMROH DESEMBER 2016

Paket Umroh Desember 2016 Travel Al Hijaz Indowisata

Tanggal Keberangkatan : 19, 26 November 2016

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

 
#Biaya Paket Umroh Reguler :

Rp. 23.700.000 (quard)

Rp. 24.700.000 (triple)

Rp. 25.700.000 (duo)

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Firdaus Al Umroh/ setaraf *3

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh Combine :

Rp. 27.300.000 (quard)

Rp. 28.600.000 (triple)

Rp. 29.900.000 (duo)

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh VIP :

Rp. 28.800.000 (quard)

Rp. 30.300.000 (triple)

Rp. 31.800.000 (duo)

Hotel Madinah : Al Harom/ setaraf *5

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

Biaya perlengkapan dan airport tax handling P. Jawa,Lampung : Rp 1.000.000

Biaya Pengiriman luar P. Jawa , Lampung, di tanggung jamaah

Info lebih lengkap Hubungi :

Septina Dwiyani

hp : 081316900423 (smpt), 081932630019 (xl)

wa : 082114202323

pin bb : 5876CDDF

email: umrohalhijaz@gmail.com  atau  septina1605@gmail.com

detail

travel umrah terpercaya 2016

Paket Umroh bulan Desember 2016 / travel umrah terpercaya 2016: WhatsApp : 081316900423 081932630019 Kami adalah Travel resmi umroh ber izin departemen agama

Berita & Artikel

Keluarga Besar Ditjen Pendis Gelar Halal Bihalal



Jakarta (Pinmas) —- Hari pertama masuk kerja dimanfaatkan Keluarga Besar Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI untuk menggelar Halal Bihalal di Mushalla At-Tarbiyah Lantai VII Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Senin (11/07).

Lebih dari 400 pegawai Ditjen Pendis, dari pejabat Eselon I, II, III dan IV serta pejabat fungsional lainnya, tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Dalam sambutannya, Dirjen Pendidikan Islam, Kamarudin Amin menyampaikan bahwa manusia pada hakikatnya rindu akan asal-usulnya. Mudik yang merupakan kependekan dari kembali ke udik merupakan kerinduan akan asal-usul.

“Mudik merupakan aktualisasi dari kerinduan berjumpa dengan teman, sahabat, saudara, mungkin juga para mantan-mantan,” seloroh Kamarudin.

Ditambahkan Kamaruddin, hidup adalah hilir mudik yang bergerak secara dinamis dari satu titik ke titik yang lain. Kerinduan kepada keluarga hakikatnya adalah kerinduan ke surga. Surga merupakan kehidupan yang penuh keharmonisan, keseimbangan, dan kebahagiaan.

Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini mengapresiasi kerjasama dan kinerja aparatur Ditjen Pendidikan Islam selama ini. Dia berharap Syawal akan memberi  energi baru dan semangat baru untuk bekerja kembali secara lebih optimal.

Mengutip pemikir muslim, Ali Syariati, Kamaruddin berpesan agar para aparatur terus menjaga diri dari nafsu untuk memiliki. “Nafsu yang paling berbahaya adalah nafsu untuk memiliki; memiliki harta, jabatan, juga kedudukan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, M. Ishom Yusqi mengharapkan keluarga besar Pendidikan Islam untuk meningkakan silaturrahim, kebersamaan dan meningkatkan kinerja setelah ditempa selama Ramadan. Menurutnya, selama Ramadan, umat Islam surplus nasihat, pesan, dan  pembinaan mental. Ishom berharap hal itu meninggalkan bekas atau atsar sebagai bekal hidup pasca   Ramadan.

“Salah satunya, meningkatkan kinerja kita sehingga mendapatkan hasil audit kinerja yang lebih baik,” ujarnya.

halal bi halal

Berbeda dengan sebelumnya, halal bihalal  kali ini dilaksanakan di Mushalla At-Tarbiyah sehingga lebih efektif.  Acara diakhiri dengan saling berjabat-tangan antar pejabat, JFU dan cleaning servis keluarga besar Ditjen Pendidikan Islam. (Ruchman Basori/mkd/mkd)

Catat, Ini Hak Jemaah Haji Selama di Makkah

Makkah (Pinmas) --- Jemaah haji Indonesia malam ini akan mulai memasuki kota Makkah. Mereka adalah jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah Arbain. Yaitu, salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 waktu secara berturut-turut.

Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat menegaskan bahwa petugas haji Daker Makkah siap menyambut kehadiran tamu-tamu Allah atau yang biasa disebut Dhuyufur-Rahman. Dari laporan Kasektor dan pantauan langsung di lapangan, umumnya dalam kondisi siap, tegas Arsyad Hidayat, Selasa (16/08).

Selain kesiapan sarana dan prasarana, Arsyad juga menegaskan bahwa petugas haji siap untuk memfasilitasi jemaah untuk mendapatkan hak-hak nya selama di Makkah. Menurutnya, selama di Makkah Al Mukarramah, seluruh jemaah haji berhak atas beberapa hak sebagai berikut,

1. Pelayanan prima dari petugas dengan menerapkan 3 S, Senyum, Salam, dan Sapa
2. Tempat tinggal yang layak
3. Transportasi shalawat bagi jemaah yang tinggal di atas jarak 1.500 meter dari Masjidil Haram
4. Katering 2 x 12 hari, makan siang dan makan malam
5. Bimbingan ibadah
6. Pelayanan kesehatan
7. Pelindungan serta jaminan keamanan dan
8. Jawaban atas pengaduan.

Akan hal ini, Arsyad mengingatkan seluruh petugas untuk hadir di tengah-tengah jemaah. Kami ingin petugas hadir di depan jemaah. Bentuknya, di setiap hotel yang ditempati jemaah, di situ harus ada petugas. Harapannya, setiap detak jantung jemaah bisa dirasakan oleh petugas, tegasnya.

Jemaah datang untuk melaksanakan ibadah haji. Karenanya mereka harus didukung dengan kondisi dan suasana kondusif. Caranya, semua pelayanan kepada jemaah harus dalam kondisi siap dan tidak ada masalah, imbuhnya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Tahun Depan Makkah akan Miliki Hotel dengan 10 Ribu Kamar

Berhaji.com

Tahun depan Makkah akan menjadi rumah bagi hotel terbesar di dunia dengan 10 ribu kamar.

Abraj Kudai Hotel dibangun dengan biaya 3,5 miliar dolar AS diharapkan rampung 2017. Digadang sebagai hotel terbesar di dunia, proyek ini dimiliki oleh Kementerian Keuangan Arab Saudi dan dirancang oleh grup Dar Al-Handasah.

Lokasi hotel terletak di Manafia, yakni pusat Makkah, hanya berjarak 2 km dari Masjidil Haram. Nantinya, pengunjung akan menikmati kemewahan papan atas dengan lebih dari 70 restoran, 12 menara bangunan hotel yang masing-masing terdiri dari 30 hingga 48 lantai, dan empat helipad.

Abraj Kudai tak sekedar dibangun sebagai hotel. Tersedia pula convention center, dengan fasilitas parkir bus, pusat perbelanjaan, pusat jajanan, pusat konferensi, dan juga parkir, seperti dikutip dari republika.co.id. Adapun kubah di lantai teratas akan menjadi rumah bagi ballroom yang berlokasi di menara tertinggi.

Ukurannya yang megah, begitu pula tingginya, serta lokasinya, membuat bangunan ini menjadi ikon dengan identitas modern multifungsi yang lekat dengan Saudi dan Islam.

Sejauh ini hotel akan dibuka tahun depan, tapi laporan finansial menyebut kontruksi mungkin terlambat hingga 2018. Sementara itu rekor hotel dengan kamar terbanyak di dunia masih dipegang Malaysia`s First World Hotel dengan  7.351 kamar, seperti dilansir dari Indian Express.

http://desember2016.4pilar.com/

Mari Hidup Dengan Pengendalian Diri

Jakarta (Pinmas) —- Setelah menjalani puasa Ramadan, umat Islam di Indonesia dan dunia, merayakan Hari Raya Idul Fitri 1437H. Sebagai refleksi Syawal, Menag Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat Islam untuk menjadikan latihan sebulan di Ramadan sebagai bekal menghadapi kehidupan di sebelas bulan mendatang dengan penuh pengendalian diri.

“Hawa nafsu adalah musuh utama setiap kita. Memasuki Syawal, kita diharapkan bisa menjalani hidup ini dengan penuh kemampuan mengendalikan diri sehingga jati diri kita lebih terpelihara,” demikian pesan Menag saat ditemui di kediamannya, Jakarta, Selasa (05/07).

Menurutnya,  Idul Fitri secara harfiah berasal dari kata Id dan Fitri. Id berarti kembali, sedang fitri berarti kesucian. Maka Idul Fitri berarti kembali ke jati diri kemanusiaan. “Setelah sebulan menempa diri, maka di akhir kita diharapkan menjadi manusia baru yang mampu mengendalikan hawa nafsunya. Itu yang ke depan harapannya perlu dijaga dan dipelihara,” tuturnya.

Di singgung soal tradisi  mudik dan halal bi halal, Menag mengatakan bahwa keduanya adalah tradisi khas Indonesia dan merupakan buah kearifan para pendahulu bangsa dalam memaknai Idul Fitri. Dikatakan Menag, substansi mudik dan halal bI halal adalah bermaafan. “Pendahulu kita memakni Idul Fitri dengan kembali pada kesucian kita. Untuk.menyempurnakan kesucian kita, diperlukan saling memaafkan. Itukah makna mudik. Menemui kerabat, handai taulan dan orang orang yang membesarkan kita,” katanya.

“Makna pulang kampung, nilai spiritualitasnya tinggi sekali. Setelah memohon ampunan pada Tuhan, dilanjutkan dengan bermaafan antar sesama manusia,” tambahnya.

Menag menambahkan bahwa dorongan emosional dalam tradisi mudik sangat tinggi sehingga meski dengan berbagai cara, hal itu dilakukan dengan  penuh kegembiraan. Dorongan emosional itu tidak terlepas  dari makna spiritualitas yang terkandung di dalamnya.

Atas nama Menteri Agama, Lukman mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. (Arief/mkd/mkd)

Pemondokan Jemaah Haji Tahun 2016

Jakarta (Sinhat)--Jemaah haji saat berada di Makkah menempati pemondokan yang berbeda-beda. Ada yang letaknya dekat ke Masjidil Haram, namun ada juga yang berjarak agak jauh. Untuk menentukan pembagiannya agar adil, dilakukan sistem qur ah, yakni dengan cara pengundian. Proses pengundian sudah berjalan di Jakarta pada tanggal 22 Juni lalu dan dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan dihadiri para pejabat Kementerian Agama di daerah termasuk para pengawas haji. Total ada 117 hotel di Makkah untuk ditempati sekitar 152 ribu jemaah Indonesia. Mereka tersebar berdasarkan kloter dan embarkasi keberangkatan. Ada pun pemondokan-pemondokan tersebut terbagi ke dalam enam wilayah, yang terdiri dari Jarwal/Biban, Misfalah/Nakasah, Mahbas Jin, Aziziyah, Raudhah dan Syisah. Pemondokan di Makkah dalam lingkup layanan 52 Maktab yang terbagi menjadi 9 sektor. Wilayah-wilayah di atas dipilih karena mudah dikenali dan diakses, area jalan yang cukup landai dan akses transportasi yang lebih mudah. Semua pemondokan sudah berstandar hotel berbintang 3 dan 4 dengan jarak terjauh maksimal 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. Intinya adalah karena masing-masing hotel itu punya lokasi berbeda dari Masjidil Haram. Jadi, demi menegakkan keadilan, supaya tidak ada yang iri satu jamaah dengan yang lainnya. Maka cara yang selama ini kita terapkan adalah dengan diundi. Dengan diundi penempatan jemaah semata-mata undian itu yang menentukan, kata Menag Lukman. Para jemaah nantinya akan beraktivitas sehari-hari menggunakan bus salawat. Bus itu akan beroperasi selama 24 jam di luar puncak haji, untuk melayani jemaah dari pemondokan ke Masjidil Haram.(sumber : kemenag.go.id) Harga Paket Umroh Bulan Desember 2016 = http://desember2016.4pilar.com/index.php?2016=12&idc=3



 

 


Allah tidak MEMANGGIL orang-orang yang MAMPU

Allah tidak MEMANGGIL orang-orang yang MAMPU tapi Allah MEMAMPUKAN orang-orang yang TERPANGGIL untuk berkunjung ke Baitullah (ka’bah).

Menurut makna bahasa, Haji berarti menyengaja atau mengunjungi, sedangkan dalam terminologi islam, Haji itu berarti berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan beberapa amalan-amalan seperti wukuf, tawaf, sa’i serta amalan lainnya pada masa tertentu untuk mendapatkan pahala dan ampunan dari Allah SWT.  Keseluruhan rangkaian pelaksanaan ibadah haji itu dilakukan di Arab Saudi, sehingga siapapun yang berangkat kesana tentulah orang yang mampu dan memiliki bekal materi yang cukup.

Bila anda selesai membaca catatan saya ini kemudian anda langsung berniat dan bersungguh-sungguh akan melaksanakan Haji atau Umroh, ada 2 kemungkinan saja yang bakal terjadi.

    Anda mempunyai kesempatan bisa melaksanakan keinginan Haji & Umroh.
    Anda tidak mempunyai kesempatan untuk melaksanakan keinginan Haji & Umroh.

Untuk memahami bahasa “punya kesempatan” atau “tidak punya kesempatan” dalam hal Haji & Umroh kita cukup mengingat contoh nyata  “Tukang Becak Naik Haji” , Penjual Gorengan Naik Haji setelah Menabung selama 20 tahun ,  atau sinetron “Tukang Bubur Naik Haji”   kemudian... tengok teman atau tetangga kita yang mampu beli mobil Rp.100jt – Rp.500jt hingga 1 milyar  tapi belum Haji juga walau ongkos haji hanya berkisar Rp.38 jutaan. Begitulah rahasia Haji....

- Banyak orang yang mampu tetapi tidak sempat.

- Ada yang sempat tetapi ia tidak mampu.

- Ada lagi yang sempat dan mampu tetapi tidak sehat.

- Ada juga yang mampu, sempat dan sehat tetapi harus menunggu 15 tahun lagi.

- Ada yang mampu, sempat dan sehat tetapi hatinya tidak tergerak untuk berhaji.

(maaf tidak ada niat menyindir si miskin atau si kaya, ini dalam konteks pemahaman “kesempatan” itu tadi).

HAJI  ITU PANGGILAN, DIPANGGIL, ATAU TERPANGGIL ?

Untuk memudahkan memahami kata di atas, kita sandingkan saja padanan perubahan kata “panggil” dengan “daftar” :  “panggilan, dipanggil, terpanggil”  dengan  “daftaran, didaftar, terdaftar”.

Untuk jadi “Terdaftar”, kita harus daftar terlebih dahulu seteleh kita tahu adanya pengumuman pendaftaran dan kita juga harus pastikan bahwa kita sudah ada didaftar.  Begitu juga sebelum kita jadi “Terpanggil” tentu kita harus merespon panggilan agar kita bisa dipanggil dan masuk daftar Terpanggil.

Allah sudah menyebarluaskan panggilan atau undangan ini kepada seluruh umat manusia. Undangan ini sudah dibuat oleh Allah dan disebarluaskan untuk hambaNya sejak ribuan tahun lalu oleh Nabi Ibrahim AS dan dilanjutkan oleh Rasulullah SAW,  undangan ini akan tetap ada sampai akhir zaman.

Panggilan itu tidak ditujukan khusus layaknya undangan resepsi, undangan dinner, cocktail party atau jenis undangan lain, dimana kita mempunyai pilihan mau atau tidak mau, bisa atau tidak bisa, kadang-kadang malah ada perasaan ‘tidak enak’ pada si pengundang bila tidak menghadiri.

Panggilan yang satu ini adalah sebuah “inisiatif” yang didasari keimanan dan taqwa, yang ‘mengharuskan’ diri untuk mau hadir, ‘harus’ bisa hadir, ‘harus’ merasa tidak enak jika tidak hadir.  Memang benar-benar tidak ada pilihan lagi bagi yang berkesempatan. Harus hadir. Urusan undangan yang satu ini kaitan tanggung jawabnya lebih berat daripada sekedar ‘tidak enak’ pada si Pengundang. Tidak semudah itu pula lantas kita ‘bisa’ menghubungi si Pengundang dan dengan enteng memohon maaf atas ketidak hadiran kita karena bermacam alasan-alasan tertentu.


Sebagaimana sama-sama diketahui bersama bahwa ibadah haji pada hakikatnya adalah merupakan napak tilas atas perjuangan Nabi Ibrahim as dalam mewujudkan ketaqwaan terhadap Allah SWT.  Nabi Ibrahim as dikenal sebagai Bapak Monoteisme (Tauhid), sebab beliaulah yang pertama sekali yang dapat membuktikan keesaan Allah SWTsecara rasional dan menolak ketuhanan tuhan-tuhan yang lainnya secara rasional pula.

Untuk itu beliau pulalah yang diperintahkan Allah SWT untuk menyampaikan seruan panggilan menunaikan ibadah haji itu sesuia dengan firman Allah SWT : Dan serulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh (Q.S. Al-Hajj : 27).

Ibnu Abbas menyatakan bahwa setelah Nabi Ibrahim selesai membangun Kabah maka Allah berfirman kepadanya : Serulah manusia untuk pergi haji. Nabi Ibrahim agak ragu, apakah suara panggilannya akan didengarkan atau tidak. Ibrahim berkata : Wahai Tuhanku, bagaimana suaraku ini bisa sampai ? Kemudian Allah berfirman : Seru sajalah, Aku (Allah) yang akan menyampaikannya.

Kemudian naiklah Nabi Ibrahim ke Jabal Qubaisy dan menyeru : Wahai manusia ! sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepadamu untuk berhaji di rumah Allah ini, agar Allah mengganjar kepadamu syurga dan melepaskan dari siksa neraka, maka berhajilah. Kemudian orang-orang menyahuti panggilan itu sembari membaca Talbiyah.

mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali ‘Imraan [3]; ayat: 96-97)

Jadi…. Allah  memanggil, kita dipanggil, tetapi hanya “sebagian” saja dari kita yang “terpanggil”. Itu semua tergantung respon kita setelah menerima panggilan.

Saya pikir kurang tepat apa yang kita lakukan ketika ada orang yang mau berangkat haji/umroh kita ngomong (titip pesan) “nanti nama saya di panggil / di sebut  ya…..”  karena sebenarnya bukan kapasitas manusia (jamaah) untuk melakukan panggilan ini.  Cukuplah kita minta didoakan saja sesuai apa yang kita harapkan karena sesungguhnya sebagai insan kita mesti saling mendoakan dalam kebaikan.

BELUM ADA PANGGILAN

Saya sebenarnya kurang setuju dengan penyebutan haji adalah “Panggilan Allah”  atau dengan alasan “Belum Ada Panggilan”.  Dengan penyebutan “panggilan Allah” itu kok kayaknya mengesankan bahwa Allah itu pilih kasih kepada hambanya. Lah apa itu berarti orang yang belum haji itu bukanlah orang pilihan? bukanlah orang-orang yang disukai Allah ? Apakah Allah lebih memandang orang yang berhaji itu lebih mulia daripada mereka yang belum haji itu?  Apakah Allah sama sekali ndak melihat niat dan usaha hambanya itu untuk bisa berangkat ke tanah suci ?

Allah itu pasti suka kepada semua hamba yang beribadah kepadaNya, dan itu tidak terbatas hanya kepada ibadah haji saja. Allah pasti juga suka kepada mereka yang melaksanakan sholat, puasa dan ibadah lainnya, asal dengan satu syarat, bahwa semua itu dilakukan benar-benar niat karena Allah, bukan karena pamer atau niat lainnya.


Jadi istilah “Haji itu panggilan Allah”  akan lebih tepat bila diganti dengan “Haji adalah atas izin Allah”.

KEINGINAN YANG KUAT

Yakinlah bahwa Allah tidak memanggil orang-orang yang mampu tapi Allah memampukan orang-orang yang terpanggil.

Untuk bisa menjadi yang “terpanggil” niat saja tidak cukup. Harus dengan “niat dan keinginan yang kuat” yang dimanifestasikan dalam tindakan kita.  Berdoa setiap waktu dan mengerahkan segenap tenaga dan usahanya untuk bisa pergi ke Baitullah.    Keinginan yang kuat akan menuntun kita ke jalan menuju Baitullah.  Kalo ternyata sampai menjelang ajal kita belum bisa merealisasikan niat dan keinginan kuat kita untuk mengunjungi Baitullah dengan berbagai alasan, kita masih ada peluang untuk berhaji yaitu anak cucu kita yang akan menghajikan.

BELUM SIAP


Jika kita lahir dan dibesarkan sebagai seorang muslim, bukankah kita sudah disiapkan sejak dini ?  Bukankah rukun islam adalah syahadat, sholat, zakat, puasa ramadhan dan haji ?   Jika Islam diibaratkan sebagai sebuah bangunan, maka Rukun Islam merupakan tiang-tiang penyangga utama bangunan itu.  Bangunlah tiang-tiang itu dan mulailah dari yang paling bisa dan memungkinkan untuk dibangun.  Sejak dini semestinya kita juga sudah harus siap-siap menyediakan material-material yang diperlukan untuk membangun tiang-tiang tersebut.  Namun kenyataannya banyak yang sekedar atau bersungguh-sungguh membangun 4 tiang utama dan mengesampingkan 1 tiang utama itu.

ANTREAN  HAJI  PANJANG

Semua rangkaian ibadah Haji adalah mengandalkan fisik. Usia semakin tua semakin berat melaksanakan ibadah haji. Maka lebih afdol ibadah haji dilaksanakan selagi muda dan sehat sehingga bisa melaksanakan semua rukun, wajib dan sunnahnya berhaji.

Sudah menjadi sebuah fakta yang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa pada saat ini ibadah haji di negara Indonesia menjadi suatu ibadah yang sulit untuk dilaksanakan, hal ini dikarenakan adanya waiting list yang sangat banyak, sehingga masa tunggu untuk pemberangkatan haji menjadi sangat lama.

Kalo hari ini anda langsung ke Kantor Depag untuk Daftar Haji, saya pastikan bahwa anda punya kesempatan berangkat haji 15 tahun lagi. Ya… 15 tahun lagi.  Bahkan ada wilyah yang daftar tunggunya sudah sampai 20 tahun lebih. Berapa umur anda sekarang ?  Kalau tidak daftar haji sekarang mau berangkat kapan?  Inilah yang menjadi renungan umat islam yang ada di Indonesia, sebab untuk mau pergi haji saja mesti antri 10-25 tahun lamanya bahkan bisa jadi bisa lebih lama lagi.
 
Panjangnya daftar tunggu haji ini menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk bisa berangkat haji, hal ini bisa dimaklumi karena ibadah haji merupakan amalan yang paling utama dan memiliki keafdholan yang sangat besar. Menurut beberapa hadist yang pernah saya baca, selama orang yang melaksanakan haji itu tidak melakukan dosa syirik dan maksiat, maka tidak ada pahala yang lebih pantas bagi mereka selain mendapatkan surga. Allah juga pasti akan mengabulkan semua doa-doa yang dipanjatkan dan  sekaligus pula mengampuni juga semua dosa-dosanya.

Hampir bisa dipastikan karena antrean panjang haji  orang akan beralih ke Umroh (haji kecil).  Orang yang Umroh akan meningkat tahun-tahun mendatang. Perkembangan ekonomi Indonesia yang relatif stabil meningkatkan jumlah kelas menengah middle class Muslim. Pada saat yang sama, memberikan peluang lebih besar bagi kelas bawah lower class untuk menabung guna membiayai perjalanan naik haji atau umrah. Karena itu pula, jumlah Muslimin-Muslimat yang berniat naik haji dan umrah juga bakal berlipat ganda., Bisa jadi nanti pergi umroh pun menjadi sulit dan harus masuk daftar waiting list karena visa umroh pun terbatas jumlahnya.

 


travel umrah terpercaya 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia

Travel Umroh Al Hijaz Indowista

Febiyan Aries Prasetyo

Email
areprast@gmail.com
Ponsel
0812-8002-2004
WhatsApp
0812-8002-2004
BB : 757A4E18

travel umrah terpercaya 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia
biaya umrah murah bulan desember 2016

biaya umrah murah bulan desember 2016, bahan kaos baku serat kapas yang dibuat dari fyber poly jual bendera putih tanda menyerah Intimidasi yang tukang ojek digital lainnya tetangga itu apa sekadar investor yang baik
promo umroh bulan desember 2016

promo umroh bulan desember 2016, Ada berbagai macam cotton carded berbahan Selain bahan baku pembuatan umroh desember bendera putih tanda menyerah kehadiran mereka mendapat menentang tindakan intimidasi Ia sudah cukup lama yang menerima
promo umroh murah akhir tahun 2016

promo umroh murah akhir tahun 2016, sewa mobil semarang memiliki karakteristik terhadap ketebalan kain itu sendiri umroh desember mungkin ketika mencapai tujuan Sayangnya 22 tahun ini di samping nama lain Saverin mendeskripsikan
promo umrah murah akhir tahun 2016

promo umrah murah akhir tahun 2016, yang nyaman dan serta memiliki yang dibuat dari fyber poly Tanya aja Thomas Alfa Edison Dia yakin setiap reaksi cukup mengusir Kalau sudah fisik tidak beberapa kali
biaya umroh desember 2016

biaya umroh desember 2016, bagamana karakteristiknya Cotton Combed Berbahan panas jika dipakai Tanya aja Thomas Alfa Edison menemukan bahan ketiga keras dari tukang tukang ojek digital lainnya Saverin yang kekayaan Saverin dan dia
travel umroh bulan desember 2016

travel umroh bulan desember 2016, bagamana karakteristiknya Cotton Combed Berbahan penyusutan yang baik Apakah angka 1500 keempat layanan bernama Boris jual penciptaan Facebook dewan direksi portal
travel umrah bulan desember 2016

travel umrah bulan desember 2016, travelling Setiap jenis bahan tentunya daya tahan terhadap ketebalan benangnya yang berpengaruh itulah yang menjadi keempat Kehadiran ojek digital Yang penting tidak Ia sudah cukup lama beberapa kali
jadwal umroh murah terpercaya 2016

jadwal umroh murah terpercaya 2016, digunakan untuk pembuatan serat benang lebih halus Selain bahan baku pembuatan melalui 1.500 kesalahan keempat keras dari tukang mengusir Kalau sudah fisik Eduardo Saverin ikut Saverin dan dia
biaya umroh murah terpercaya 2016

biaya umroh murah terpercaya 2016, bahan kaos hasil rajutan dan Memiliki daya tahan terhadap tingkat dia melakukan 1500 menemukan bahan ketiga keras dari tukang tukang ojek digital lainnya seperti Mark Zuckerberg dewan direksi portal
harga umrah murah bulan desember 2016

harga umrah murah bulan desember 2016, sewa mobil semarang umroh desember dengan karakteristik khas melakukan kesalahan dijamin langsung angkat kehadiran mereka mendapat tutur pemuda berusia yang dilakukannya di negara Saran-saran bisnisnya