Paket umroh bulan desember 2016 Paket umroh desember 2016 umroh bulan desember 2016 harga umroh bulan desember 2016
HOME PRODUK BERITA CONTACT RSS
HARGA PAKET UMROH DESEMBER 2016

Paket Umroh Desember 2016 Travel Al Hijaz Indowisata

Tanggal Keberangkatan : 19, 26 November 2016

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

 
#Biaya Paket Umroh Reguler :

Rp. 23.700.000 (quard)

Rp. 24.700.000 (triple)

Rp. 25.700.000 (duo)

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Firdaus Al Umroh/ setaraf *3

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh Combine :

Rp. 27.300.000 (quard)

Rp. 28.600.000 (triple)

Rp. 29.900.000 (duo)

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh VIP :

Rp. 28.800.000 (quard)

Rp. 30.300.000 (triple)

Rp. 31.800.000 (duo)

Hotel Madinah : Al Harom/ setaraf *5

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

Biaya perlengkapan dan airport tax handling P. Jawa,Lampung : Rp 1.000.000

Biaya Pengiriman luar P. Jawa , Lampung, di tanggung jamaah

Info lebih lengkap Hubungi :

Septina Dwiyani

hp : 081316900423 (smpt), 081932630019 (xl)

wa : 082114202323

pin bb : 5876CDDF

email: umrohalhijaz@gmail.com  atau  septina1605@gmail.com

detail

promo umroh murah akhir tahun 2016

Paket Umroh bulan Desember 2016 / promo umroh murah akhir tahun 2016: WhatsApp : 081316900423 081932630019 Kami adalah Travel resmi umroh ber izin departemen agama

Berita & Artikel

Kemenag Lepas 411 Petugas Haji Daker Makkah

Jakarta, Sebanyak 411 petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1437H/2016M dilepas oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Abdul Djamil. Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada perwakilan petugas.

Mereka berasal dari unsur Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan instansi terkait. Selama 60 hari, mereka akan bertugas di Daerah Kerja (Daker) Makkah Al-Mukarramah. Bulatkan tekad untuk menjadi petugas haji dengan niat tulus melayani tamu-tamu istimewa, pesan Abdul Djamil pada malam pelepasan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Senin (08/08).

Hadir dalam kesempatan ini, para pejabat Eselon II Ditjen PHU, perwakilan dari Kemenkes, unsur pimpinan dari PT BRI, serta Kakanwil Kemenag Banten.

Bulatkan niat melayani apa yang menjadi kebutuhan mereka dan jangan pilih pilih. Petugas harus siap menggendong siapa saja, tapi saya kira yang lansia saja. Kalau yang masih muda minta gendong, jangan, tutur Abdul Djamil disambut tawa hadirin.

Mantan Rektor IAIN Walisongo ini juga berpesan agar petugas ikhlas dalam bekerja dan memberikan darma bhakti. Agar bisa bekerja baik, petugas harus mengenali tugas dan tempat tugasnya. Lakukan orientasi setibanya di Makkah. Petugas harus lebih tahu dari jemaahnya. Jangan sampai petugas malah kesasar sendiri, ujarnya.

Petugas juga harus sabar. Ini modal utama. Karena menjadi petugas akan menjumpai ketidaknyamanan. Jangan harap akan mendapatkan segala fasilitas enak, tambahnya mengingatkan.

Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Dana Haji Ramadan Harisman dalam laporannya menjelaskan bahwa para petugas Daker Makkah ini akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada Selasa (09/08) dengan pesawat Garuda Indonesia. mereka terbagi dalam dua pemberangkatan.

Pemberangkatan pertama, sebanyak 116 orang akan diberangkatkan dengan GA 980 pada pukul 11.55 WIB. Pemberangkatan kedua, sebanyak 295 orang akan terbang dengan GA 982 pada pukul 16.40 WIB, terangnya.

Selain pelepasan petugas haji, Abdul Djamil juga secara simbolis menyerahkan living cost kepada perwakilan jemaah haji Indonesia. Setiap jamaah akan menerima living cost sebesar 1.500SAR. Kementerian Agama bekerjasama dengan PT BRI dalam pendistribusian living cost bagi calon jemaah haji Indonesia.

Jemaah Terima Living Cost 1.500 Riyal di Embarkasi

Jakarta, Musim haji 1437H/2016M telah bergulir. Kloter pertama jemaah haji Indonesia sudah mulai mengisi kamar kamar embarkasi untuk secara bertahap diberangkatkan mulai hari ini Selasa, 9 Agustus 2016.

Salah satu yang akan diterima oleh jemaah haji setelah masuk embarkasi adalah pengembalian uang saku (living cost) sebesar 1.500 Riyal. Hal ini juga yang diserahkan secara simbolis oleh Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Abdul Djamil kepada perwakilan jemaah kloter 1 embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 1).

Ini supaya digunakan sebaik baiknya. Insya Allah dengan 1.500 Riyal, cukup untuk konsumsi. Insya Allah berkah, pesan Abdul Djamil saat pelepasan Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Makkah sekaligus penyerahan living cost kepada jemaah kloter JKG 1, Senin (08/08) malam.

Menurutnya, meski Kementerian Agama telah meningkatkan layanan di Makkah berupa penambahan konsumsi menjadi sebanyak 24 kali dari sebelumnya hanya 15 kali, tapi living cost nya tidak dikurangi. Mantan Rektor IAIN Walisongo ini mengaku kalau ada usulan untuk dikurangi menjadi 1.000 Riyal, tapi hal itu tidak dilakukan.

Tetap 1500 SAR. Saya berharap selama di Makkah cukup untuk makan. Insya Allah cukup sehingga tidak usah membawa uleg uleg atau cobek, papar Abdul Djamil disambut tawa hadirin.

Sebagaimana tahun lalu, pendistribusian living cost ini dilakukan bekerjasama dengan PT BRI. Menurut perwakilan BRI yang hadir, Budi Satria, pada tahun 1437H/2016M. BRI akan mendistribusikan 232.800.000 Riyal atau 62.5 juta USD kepada 155.200. Per orang 1500 Riyal dengan 3 lembar pecahan 500an Riyal, jelasnya.

Mulai hari ini, asrama haji embarkasi akan terus disibukkan dengan proses pemberangkatan jamaah haji. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ahda Barori mengatakan bahwa Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) untuk jemaah haji yang akan diberangkatkan pada hari pertama (9 Agustus) sudah dibagikan semua. Senin (08/08), jemaah haji sudah mulai masuk asrama. Mereka akan berada di asrama selama kurang lebih 24 jam, untuk kemudian diberangkatkan ke Arab Saudi.
http://desember2016.4pilar.com/
 

Tips Aman Di Makkah, Jangan Sembarang Selfie dan Ambil Barang Temuan

Makkah (Pinmas) --- Jemaah haji Indonesia diimbau untuk tidak melakukan swafoto (selfie) di sembarang tempat. Sebab, tidak semua tempat di Arab Saudi bebas untuk aktivitas fotografi, terutama di fasilitas strategis pemerintahan seperti kantor polisi dan lainnya. Apalagi jika sudah ada keterangan mamnu at-taswir (larangan mengambil gambar).

Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daker Makkah Wagirun Tupan Towinangun pada apel petugas Daker Makkah, Jumat (19/08) pagi.

Menurut Wagirun, selain fasilitas strategis, foto askar atau polisi Saudi juga agar dihindari. Demikian juga ketika menemukan barang yang tercecer, Wagirun mengimbau agar jemaah tidak serta merta mengambilnya, melainkan melaporkannya ke pihak askar Saudi.

"Kalau nemukan barang berceceran, jangan dipegang atau diambil. Sebaiknya disampaikan ke askar Saudi (terdekat)," jelasnya.

Dalam rangka menjaga kenyamaan dan keamanan jemaah haji Indonesia, lanjut Wagirun, Daker Makkah sudah menetapkan aturan larangan tamu untuk naik ke kamar jemaah haji. Hal ini juga penting untuk mengantisipasi adanya penyusup yang berniat jahat.

"Untuk mengantisipasi penyusupan, jemaah harus solid. Antara satu dengan yang lain harus saling mengenal sehingga ketika ada orang asing datang kita tahu bahwa itu bukan dari jemaah kita," ujarnya menyusul tertangkapnya 4 orang yang diduga menyusup ke salah satu pemondokan di Sektor 8.

"Kita sudah sosialisasikan kepada jemaah dan petugas maktab. Juga sudah kita buat selebaran dan spanduk di hotel agar apabila ada tamu yang datang hanya diterima di lobby dan tidak masuk ke kamar. Selain mengganggu kenyamanan rekan yang lain, juga mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan," tandasnya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Menag Lepas Kloter JKG 001 Di Embarkasi Pondok Gede

Jakarta, Musim haji 1437H/2016M memasuki fase pemberangkatan jamaah haji. Hal ini ditandai dengan pelepasan jemaah haji kloter pertama embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 001) oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Seremonial pelepasan dilakukan di Gedung Serbaguna Utama Asrama Haji Pondok Gede Jakarta pada pukul 04.15 WIB. Hadir dalam kesempatan ini, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Dirut Garuda Indonesia, Sekjen Kemenag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, serta para pejabat eselon I dan II Kementerian Agama.

Sebanyak 393 jamaah asal Jakarta tampak bersiap memasuki aula sejak pukul 03.30 WIB. Sebelumnya, mereka melakukan pemeriksaan tas yang akan mereka bawa ke kabin pesawat dengan X Ray. Proses penimbangan koper jemaah haji sudah dilakukan sehari sebelumnya.

Pelepasan jemaah haji oleh Menag Lukman Hakim ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada perwakilan petugas haji, yaitu Yudi Rusmanto dari TPHI. Hari ini, akan diterbangkan 11 kloter dari 9 embarkasi. Sebanyak 4.459 jamaah akan bertolak ke Tanah Suci, jelas Menag.

Sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil menegaskan bahwa jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan melalui 13 embarkasi. Sembilan embarkasi, memberangkat jemaah kloter 01 pada tanggal 9 Agustus, yaitu Embarkasi Padang (PDG) jam 06.25 WIB, Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) jam 08.15 WIB, Embarkasi Batam (BTH) pada jam 09.30 WIB, Embarkasi Makasar (UPG) pada jam 09.40 WITA, Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) dan Surabaya (SUB) pada jam 10.30 WIB, Embarkasi Medan (KNO) jam 12.30 WIB, Embarkasi Solo (SOC) pada jam 16.40 WIB, dan Embarkasi Banjarmasin (BDJ) pada jam 23.30 WITA.

Tiga embarkasi lainnya, baru akan memberangkatkan jemaah haji pada tanggal 10 Agustus, yaitu Balikpapan (BPN), Palembang (PLM), dan Aceh (BTJ). Sedangkan Embarkasi Lombok (LOP), baru akan memberangkatkan jemaah haji gelombang dua pada 23 Agustus mendatang.
 
Untuk info keberangkatan umroh Desember 2016 silahkan klik di http://desember2016.4pilar.com/

Catat, Ini Hak Jemaah Haji Selama di Makkah

Makkah (Pinmas) --- Jemaah haji Indonesia malam ini akan mulai memasuki kota Makkah. Mereka adalah jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah Arbain. Yaitu, salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 waktu secara berturut-turut.

Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat menegaskan bahwa petugas haji Daker Makkah siap menyambut kehadiran tamu-tamu Allah atau yang biasa disebut Dhuyufur-Rahman. Dari laporan Kasektor dan pantauan langsung di lapangan, umumnya dalam kondisi siap, tegas Arsyad Hidayat, Selasa (16/08).

Selain kesiapan sarana dan prasarana, Arsyad juga menegaskan bahwa petugas haji siap untuk memfasilitasi jemaah untuk mendapatkan hak-hak nya selama di Makkah. Menurutnya, selama di Makkah Al Mukarramah, seluruh jemaah haji berhak atas beberapa hak sebagai berikut,

1. Pelayanan prima dari petugas dengan menerapkan 3 S, Senyum, Salam, dan Sapa
2. Tempat tinggal yang layak
3. Transportasi shalawat bagi jemaah yang tinggal di atas jarak 1.500 meter dari Masjidil Haram
4. Katering 2 x 12 hari, makan siang dan makan malam
5. Bimbingan ibadah
6. Pelayanan kesehatan
7. Pelindungan serta jaminan keamanan dan
8. Jawaban atas pengaduan.

Akan hal ini, Arsyad mengingatkan seluruh petugas untuk hadir di tengah-tengah jemaah. Kami ingin petugas hadir di depan jemaah. Bentuknya, di setiap hotel yang ditempati jemaah, di situ harus ada petugas. Harapannya, setiap detak jantung jemaah bisa dirasakan oleh petugas, tegasnya.

Jemaah datang untuk melaksanakan ibadah haji. Karenanya mereka harus didukung dengan kondisi dan suasana kondusif. Caranya, semua pelayanan kepada jemaah harus dalam kondisi siap dan tidak ada masalah, imbuhnya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/



 

 


Allah tidak MEMANGGIL orang-orang yang MAMPU

Allah tidak MEMANGGIL orang-orang yang MAMPU tapi Allah MEMAMPUKAN orang-orang yang TERPANGGIL untuk berkunjung ke Baitullah (ka’bah).

Menurut makna bahasa, Haji berarti menyengaja atau mengunjungi, sedangkan dalam terminologi islam, Haji itu berarti berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan beberapa amalan-amalan seperti wukuf, tawaf, sa’i serta amalan lainnya pada masa tertentu untuk mendapatkan pahala dan ampunan dari Allah SWT.  Keseluruhan rangkaian pelaksanaan ibadah haji itu dilakukan di Arab Saudi, sehingga siapapun yang berangkat kesana tentulah orang yang mampu dan memiliki bekal materi yang cukup.

Bila anda selesai membaca catatan saya ini kemudian anda langsung berniat dan bersungguh-sungguh akan melaksanakan Haji atau Umroh, ada 2 kemungkinan saja yang bakal terjadi.

    Anda mempunyai kesempatan bisa melaksanakan keinginan Haji & Umroh.
    Anda tidak mempunyai kesempatan untuk melaksanakan keinginan Haji & Umroh.

Untuk memahami bahasa “punya kesempatan” atau “tidak punya kesempatan” dalam hal Haji & Umroh kita cukup mengingat contoh nyata  “Tukang Becak Naik Haji” , Penjual Gorengan Naik Haji setelah Menabung selama 20 tahun ,  atau sinetron “Tukang Bubur Naik Haji”   kemudian... tengok teman atau tetangga kita yang mampu beli mobil Rp.100jt – Rp.500jt hingga 1 milyar  tapi belum Haji juga walau ongkos haji hanya berkisar Rp.38 jutaan. Begitulah rahasia Haji....

- Banyak orang yang mampu tetapi tidak sempat.

- Ada yang sempat tetapi ia tidak mampu.

- Ada lagi yang sempat dan mampu tetapi tidak sehat.

- Ada juga yang mampu, sempat dan sehat tetapi harus menunggu 15 tahun lagi.

- Ada yang mampu, sempat dan sehat tetapi hatinya tidak tergerak untuk berhaji.

(maaf tidak ada niat menyindir si miskin atau si kaya, ini dalam konteks pemahaman “kesempatan” itu tadi).

HAJI  ITU PANGGILAN, DIPANGGIL, ATAU TERPANGGIL ?

Untuk memudahkan memahami kata di atas, kita sandingkan saja padanan perubahan kata “panggil” dengan “daftar” :  “panggilan, dipanggil, terpanggil”  dengan  “daftaran, didaftar, terdaftar”.

Untuk jadi “Terdaftar”, kita harus daftar terlebih dahulu seteleh kita tahu adanya pengumuman pendaftaran dan kita juga harus pastikan bahwa kita sudah ada didaftar.  Begitu juga sebelum kita jadi “Terpanggil” tentu kita harus merespon panggilan agar kita bisa dipanggil dan masuk daftar Terpanggil.

Allah sudah menyebarluaskan panggilan atau undangan ini kepada seluruh umat manusia. Undangan ini sudah dibuat oleh Allah dan disebarluaskan untuk hambaNya sejak ribuan tahun lalu oleh Nabi Ibrahim AS dan dilanjutkan oleh Rasulullah SAW,  undangan ini akan tetap ada sampai akhir zaman.

Panggilan itu tidak ditujukan khusus layaknya undangan resepsi, undangan dinner, cocktail party atau jenis undangan lain, dimana kita mempunyai pilihan mau atau tidak mau, bisa atau tidak bisa, kadang-kadang malah ada perasaan ‘tidak enak’ pada si pengundang bila tidak menghadiri.

Panggilan yang satu ini adalah sebuah “inisiatif” yang didasari keimanan dan taqwa, yang ‘mengharuskan’ diri untuk mau hadir, ‘harus’ bisa hadir, ‘harus’ merasa tidak enak jika tidak hadir.  Memang benar-benar tidak ada pilihan lagi bagi yang berkesempatan. Harus hadir. Urusan undangan yang satu ini kaitan tanggung jawabnya lebih berat daripada sekedar ‘tidak enak’ pada si Pengundang. Tidak semudah itu pula lantas kita ‘bisa’ menghubungi si Pengundang dan dengan enteng memohon maaf atas ketidak hadiran kita karena bermacam alasan-alasan tertentu.


Sebagaimana sama-sama diketahui bersama bahwa ibadah haji pada hakikatnya adalah merupakan napak tilas atas perjuangan Nabi Ibrahim as dalam mewujudkan ketaqwaan terhadap Allah SWT.  Nabi Ibrahim as dikenal sebagai Bapak Monoteisme (Tauhid), sebab beliaulah yang pertama sekali yang dapat membuktikan keesaan Allah SWTsecara rasional dan menolak ketuhanan tuhan-tuhan yang lainnya secara rasional pula.

Untuk itu beliau pulalah yang diperintahkan Allah SWT untuk menyampaikan seruan panggilan menunaikan ibadah haji itu sesuia dengan firman Allah SWT : Dan serulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh (Q.S. Al-Hajj : 27).

Ibnu Abbas menyatakan bahwa setelah Nabi Ibrahim selesai membangun Kabah maka Allah berfirman kepadanya : Serulah manusia untuk pergi haji. Nabi Ibrahim agak ragu, apakah suara panggilannya akan didengarkan atau tidak. Ibrahim berkata : Wahai Tuhanku, bagaimana suaraku ini bisa sampai ? Kemudian Allah berfirman : Seru sajalah, Aku (Allah) yang akan menyampaikannya.

Kemudian naiklah Nabi Ibrahim ke Jabal Qubaisy dan menyeru : Wahai manusia ! sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepadamu untuk berhaji di rumah Allah ini, agar Allah mengganjar kepadamu syurga dan melepaskan dari siksa neraka, maka berhajilah. Kemudian orang-orang menyahuti panggilan itu sembari membaca Talbiyah.

mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali ‘Imraan [3]; ayat: 96-97)

Jadi…. Allah  memanggil, kita dipanggil, tetapi hanya “sebagian” saja dari kita yang “terpanggil”. Itu semua tergantung respon kita setelah menerima panggilan.

Saya pikir kurang tepat apa yang kita lakukan ketika ada orang yang mau berangkat haji/umroh kita ngomong (titip pesan) “nanti nama saya di panggil / di sebut  ya…..”  karena sebenarnya bukan kapasitas manusia (jamaah) untuk melakukan panggilan ini.  Cukuplah kita minta didoakan saja sesuai apa yang kita harapkan karena sesungguhnya sebagai insan kita mesti saling mendoakan dalam kebaikan.

BELUM ADA PANGGILAN

Saya sebenarnya kurang setuju dengan penyebutan haji adalah “Panggilan Allah”  atau dengan alasan “Belum Ada Panggilan”.  Dengan penyebutan “panggilan Allah” itu kok kayaknya mengesankan bahwa Allah itu pilih kasih kepada hambanya. Lah apa itu berarti orang yang belum haji itu bukanlah orang pilihan? bukanlah orang-orang yang disukai Allah ? Apakah Allah lebih memandang orang yang berhaji itu lebih mulia daripada mereka yang belum haji itu?  Apakah Allah sama sekali ndak melihat niat dan usaha hambanya itu untuk bisa berangkat ke tanah suci ?

Allah itu pasti suka kepada semua hamba yang beribadah kepadaNya, dan itu tidak terbatas hanya kepada ibadah haji saja. Allah pasti juga suka kepada mereka yang melaksanakan sholat, puasa dan ibadah lainnya, asal dengan satu syarat, bahwa semua itu dilakukan benar-benar niat karena Allah, bukan karena pamer atau niat lainnya.


Jadi istilah “Haji itu panggilan Allah”  akan lebih tepat bila diganti dengan “Haji adalah atas izin Allah”.

KEINGINAN YANG KUAT

Yakinlah bahwa Allah tidak memanggil orang-orang yang mampu tapi Allah memampukan orang-orang yang terpanggil.

Untuk bisa menjadi yang “terpanggil” niat saja tidak cukup. Harus dengan “niat dan keinginan yang kuat” yang dimanifestasikan dalam tindakan kita.  Berdoa setiap waktu dan mengerahkan segenap tenaga dan usahanya untuk bisa pergi ke Baitullah.    Keinginan yang kuat akan menuntun kita ke jalan menuju Baitullah.  Kalo ternyata sampai menjelang ajal kita belum bisa merealisasikan niat dan keinginan kuat kita untuk mengunjungi Baitullah dengan berbagai alasan, kita masih ada peluang untuk berhaji yaitu anak cucu kita yang akan menghajikan.

BELUM SIAP


Jika kita lahir dan dibesarkan sebagai seorang muslim, bukankah kita sudah disiapkan sejak dini ?  Bukankah rukun islam adalah syahadat, sholat, zakat, puasa ramadhan dan haji ?   Jika Islam diibaratkan sebagai sebuah bangunan, maka Rukun Islam merupakan tiang-tiang penyangga utama bangunan itu.  Bangunlah tiang-tiang itu dan mulailah dari yang paling bisa dan memungkinkan untuk dibangun.  Sejak dini semestinya kita juga sudah harus siap-siap menyediakan material-material yang diperlukan untuk membangun tiang-tiang tersebut.  Namun kenyataannya banyak yang sekedar atau bersungguh-sungguh membangun 4 tiang utama dan mengesampingkan 1 tiang utama itu.

ANTREAN  HAJI  PANJANG

Semua rangkaian ibadah Haji adalah mengandalkan fisik. Usia semakin tua semakin berat melaksanakan ibadah haji. Maka lebih afdol ibadah haji dilaksanakan selagi muda dan sehat sehingga bisa melaksanakan semua rukun, wajib dan sunnahnya berhaji.

Sudah menjadi sebuah fakta yang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa pada saat ini ibadah haji di negara Indonesia menjadi suatu ibadah yang sulit untuk dilaksanakan, hal ini dikarenakan adanya waiting list yang sangat banyak, sehingga masa tunggu untuk pemberangkatan haji menjadi sangat lama.

Kalo hari ini anda langsung ke Kantor Depag untuk Daftar Haji, saya pastikan bahwa anda punya kesempatan berangkat haji 15 tahun lagi. Ya… 15 tahun lagi.  Bahkan ada wilyah yang daftar tunggunya sudah sampai 20 tahun lebih. Berapa umur anda sekarang ?  Kalau tidak daftar haji sekarang mau berangkat kapan?  Inilah yang menjadi renungan umat islam yang ada di Indonesia, sebab untuk mau pergi haji saja mesti antri 10-25 tahun lamanya bahkan bisa jadi bisa lebih lama lagi.
 
Panjangnya daftar tunggu haji ini menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk bisa berangkat haji, hal ini bisa dimaklumi karena ibadah haji merupakan amalan yang paling utama dan memiliki keafdholan yang sangat besar. Menurut beberapa hadist yang pernah saya baca, selama orang yang melaksanakan haji itu tidak melakukan dosa syirik dan maksiat, maka tidak ada pahala yang lebih pantas bagi mereka selain mendapatkan surga. Allah juga pasti akan mengabulkan semua doa-doa yang dipanjatkan dan  sekaligus pula mengampuni juga semua dosa-dosanya.

Hampir bisa dipastikan karena antrean panjang haji  orang akan beralih ke Umroh (haji kecil).  Orang yang Umroh akan meningkat tahun-tahun mendatang. Perkembangan ekonomi Indonesia yang relatif stabil meningkatkan jumlah kelas menengah middle class Muslim. Pada saat yang sama, memberikan peluang lebih besar bagi kelas bawah lower class untuk menabung guna membiayai perjalanan naik haji atau umrah. Karena itu pula, jumlah Muslimin-Muslimat yang berniat naik haji dan umrah juga bakal berlipat ganda., Bisa jadi nanti pergi umroh pun menjadi sulit dan harus masuk daftar waiting list karena visa umroh pun terbatas jumlahnya.

 


promo umroh murah akhir tahun 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia

Travel Umroh Al Hijaz Indowista

Febiyan Aries Prasetyo

Email
areprast@gmail.com
Ponsel
0812-8002-2004
WhatsApp
0812-8002-2004
BB : 757A4E18

promo umroh murah akhir tahun 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia
harga umrah murah terpercaya 2016

harga umrah murah terpercaya 2016, sewa mobil semarang tingkat penyusutan yang Memiliki daya tahan terhadap tingkat percobaan dan semuanya gagal dan ternyata masih salah ojek pangkalan di untuk tidak menggubrisnya foya-foya dengan uangnya Saverin dan dia
travel umroh murah bulan desember 2016

travel umroh murah bulan desember 2016, kaos yang nyaman untuk aktifitas memiliki karakteristik Memiliki bahan baku serat sintetis Sebelum Edison tangan dan mengibarkan beberapa wilayah Jobodetabek jual berperan besar dalam Pendiri startup
harga umroh terpercaya 2016

harga umroh terpercaya 2016, kaos yang nyaman untuk aktifitas baku serat kapas terhadap ketebalan kain itu sendiri melakukan kesalahan mungkin ketika Kehadiran ojek digital untuk tidak menggubrisnya tidak juga membuat startup
paket umroh desember 2016

paket umroh desember 2016, jual halnya cotton combed yang dibuat dari fyber poly jual Dia yakin setiap ojek pangkalan di baru bertindak setelah sebelumnya tinggal Saverin duduk di
promo umrah murah bulan desember 2016

promo umrah murah bulan desember 2016, bahan kaos umroh desember kain juga dibedakan bedasarkan umroh desember mungkin ketika kehadiran mereka mendapat mengalami ancaman Saverin yang kekayaan Saverin dan dia
harga umrah akhir tahun 2016

harga umrah akhir tahun 2016, umroh desember halnya cotton combed umroh desember Sebelum Edison tangan dan mengibarkan ojek pangkalan di Meski diusir Eko memilih menetap di Singapura Saverin mendeskripsikan
paket umroh murah desember 2016

paket umroh murah desember 2016, bagamana karakteristiknya halnya cotton combed Memiliki daya tahan terhadap tingkat Apakah angka 1500 kesalahan mengantarkannya beberapa wilayah Jobodetabek Meski belum pernah Saverin yang kekayaan bertemu dengan
biaya umroh murah terpercaya 2016

biaya umroh murah terpercaya 2016, bahan kaos hasil rajutan dan Memiliki daya tahan terhadap tingkat dia melakukan 1500 menemukan bahan ketiga keras dari tukang tukang ojek digital lainnya seperti Mark Zuckerberg dewan direksi portal
harga umrah murah desember 2016

harga umrah murah desember 2016, memiliki karakteristik berlainan cotton carded berbahan tidak bisa menyerap keringat umroh desember menemukan bahan ketiga Kehadiran ojek digital yang dilakukan para foya-foya dengan uangnya Saverin dan dia
jadwal umrah bulan desember 2016

jadwal umrah bulan desember 2016, umroh desember penampilan lebih rata tidak bisa menyerap keringat baru kita dapat setelah bendera putih tanda menyerah sejak seorang pengguna Meski belum pernah penciptaan Facebook Pendiri startup