Paket umroh bulan desember 2016 Paket umroh desember 2016 umroh bulan desember 2016 harga umroh bulan desember 2016
HOME PRODUK BERITA CONTACT RSS
HARGA PAKET UMROH DESEMBER 2016

Paket Umroh Desember 2016 Travel Al Hijaz Indowisata

Tanggal Keberangkatan : 19, 26 November 2016

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

 
#Biaya Paket Umroh Reguler :

Rp. 23.700.000 (quard)

Rp. 24.700.000 (triple)

Rp. 25.700.000 (duo)

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Firdaus Al Umroh/ setaraf *3

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh Combine :

Rp. 27.300.000 (quard)

Rp. 28.600.000 (triple)

Rp. 29.900.000 (duo)

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh VIP :

Rp. 28.800.000 (quard)

Rp. 30.300.000 (triple)

Rp. 31.800.000 (duo)

Hotel Madinah : Al Harom/ setaraf *5

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

Biaya perlengkapan dan airport tax handling P. Jawa,Lampung : Rp 1.000.000

Biaya Pengiriman luar P. Jawa , Lampung, di tanggung jamaah

Info lebih lengkap Hubungi :

Septina Dwiyani

hp : 081316900423 (smpt), 081932630019 (xl)

wa : 082114202323

pin bb : 5876CDDF

email: umrohalhijaz@gmail.com  atau  septina1605@gmail.com

detail

promo umroh akhir tahun 2016

Paket Umroh bulan Desember 2016 / promo umroh akhir tahun 2016: WhatsApp : 081316900423 081932630019 Kami adalah Travel resmi umroh ber izin departemen agama

Berita & Artikel

Tahun Depan Makkah akan Miliki Hotel dengan 10 Ribu Kamar

Berhaji.com

Tahun depan Makkah akan menjadi rumah bagi hotel terbesar di dunia dengan 10 ribu kamar.

Abraj Kudai Hotel dibangun dengan biaya 3,5 miliar dolar AS diharapkan rampung 2017. Digadang sebagai hotel terbesar di dunia, proyek ini dimiliki oleh Kementerian Keuangan Arab Saudi dan dirancang oleh grup Dar Al-Handasah.

Lokasi hotel terletak di Manafia, yakni pusat Makkah, hanya berjarak 2 km dari Masjidil Haram. Nantinya, pengunjung akan menikmati kemewahan papan atas dengan lebih dari 70 restoran, 12 menara bangunan hotel yang masing-masing terdiri dari 30 hingga 48 lantai, dan empat helipad.

Abraj Kudai tak sekedar dibangun sebagai hotel. Tersedia pula convention center, dengan fasilitas parkir bus, pusat perbelanjaan, pusat jajanan, pusat konferensi, dan juga parkir, seperti dikutip dari republika.co.id. Adapun kubah di lantai teratas akan menjadi rumah bagi ballroom yang berlokasi di menara tertinggi.

Ukurannya yang megah, begitu pula tingginya, serta lokasinya, membuat bangunan ini menjadi ikon dengan identitas modern multifungsi yang lekat dengan Saudi dan Islam.

Sejauh ini hotel akan dibuka tahun depan, tapi laporan finansial menyebut kontruksi mungkin terlambat hingga 2018. Sementara itu rekor hotel dengan kamar terbanyak di dunia masih dipegang Malaysia`s First World Hotel dengan  7.351 kamar, seperti dilansir dari Indian Express.

http://desember2016.4pilar.com/

Jemaah Senang Dengan Kualitas Katering di Makkah

Makkah (Pinmas) --- Jemaah haji Indonesia mendapatkan layanan katering selama 12 hari saat berada di Makkah. Layanan katering tersebut diberikan untuk makan siang dan makan malam. Makan siang didistribusikan dari jam 08.30 - 11.00, sedang makan malam dari jam 16.30 21.00 waktu Saudi Arabia.

Salah seorang jemaah haji asal Banjarmasin (BDJ 01) Nasrullah (47) mengaku senang dengan katering yang disediakan. Selama di Makkah, dia sudah menerima makanan katering sebanyak tiga kali dan merasa cocok dengan masakannya. Rasanya, menurut selera kami sangat pas, katanya saat ditemui di di Hotel Surra Man Ra a Pemondokan 602, Syisyah, Makkah, Minggu (21/08).

Ditanya soal distribusi, Nasrullah mengaku kalau kedatangan katering tepat waktu, dan sesuai dengan jam makan dirinya. Untuk cuci mulut perlu ditambahkan. Kalau porsi menunya sudah cukup. Selama ini cuci mulutnya bervariasi, ada apel, pisang, buah-buahannya bagus. Kalau ditambah ingin anggur, ujarnya.

Hal sama disampaikan oleh Laura, tim kesehatan haji Indonesia (TKHI) yang menyertai rombongan jemaah BDJ 01 ini. Menurutnya, rasanya enak dan pas sesuai selera Indonesia.

Sebelum didistribusikan kepada jemaah, petugas Sanitasi dan Surveillance (Sansur) memeriksa kualitas makanannya terlebih dahulu, mulai dari sisi kemasan, kematangan, dan cita rasa. Jika dinilai enak dan layak, makanan tersebut baru didistribusikan ke jemaah.
Enak, silahkan didistribusi. Ini layak, kata tim Sansur Sektor 6 Pemondokan Daker Makka Riko Varias usai mengetes kualitas makanan.

Satu spesimen saya bawa untuk disimpan selama 24 jam, tambahnya.

Menurutnya, spesimen ini penting sebagai bahan uji laboratorium manakala terjadi kondisi jemaah yang sakit perut dalam jumlah banyak setelah makan makanan. Jadi ada contoh makanan untuk diuji laboratorium kalau terjadi keracunan makanan. Itulah kenapa salah satu specimen kita simpan di klinik, terangnya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Rasa Haru Iringi Keberangkatan Jemaah BDJ 02 dari Makkah ke Bir Ali

Makkah (Pinmas) --- Rasa haru dan bahagia begitu nampak pada wajah empat puluh dua jemaah haji Indonesia rombongan satu kloter 2 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 02). Sabtu (20/08), mereka tiba di Makkah setelah menjalankan ibadah Arbain di Madinah. Sayang, mereka tidak bisa langsung melaksanakan umrah wajib karena belum mengambil miqat di Bir Ali.

Menurut Ketua Kloter BDJ 02, Khairan Noor, jemaah BDJ 02 berangkat dari Madinah menuju Makkah pada Jumat (19/08) sore, sekitar pukul 16.30 waktu Arab Saudi (WAS). Dengan jumlah anggota 295 jemaah, kloter ini terbagi dalam tujuh rombongan bus.
Rombongan satu berangkat lebih awal dibanding lainnya. Seharusnya, mereka berhenti di Bir Ali, jarak sekitar 15 menit dari Madinah, untuk mengambil miqat, kemudian melanjutkan perjalan ke kota Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. Namun, setelah sekian lama, mereka tidak kunjung berhenti hingga para jemaah mulai bertanya.

Ketua rombongan satu Norfahmi Jawawi sempat menanyakan kepada supir, Ayna Bir Ali (di mana Bir Ali)? Namun selalu dijawab, Hunaka (di sana). Sadar bahwa Bir Ali sudah terlewati, para jemaah kompak meminta supir untuk berputar kembali ke arah Madinah, namun dia tetap menolak.

Saat diminta muter balik, supirnya bicara dengan Bahasa Arab yang kita tidak paham dalam nada keras dan menunjuk satu arah ke Makkah. Jadi dia menolak muter balik, terang dr. Laora, petugas kesehatan haji yang juga ikut dalam rombongan bus, Senin (22/08).

Lalu kita hubungi daker Madinah untuk bicara dengan supir. Tapi supir juga tidak ada niat untuk muter balik arah bus dan terus menuju Makkah, tambahnya.

Akhirnya, bus rombongan satu BDJ 02 tiba di Makkah, tepatnya di Hotel Sura Man Raa Syisyah- Makkah, persis di sebelah kiri Kantor Daker Makkah. Selaku ketua rombongan, Norfahmi segera melaporkan kejadian itu kepada Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat.

Seketika mendapat laporan, serangkaian rapat segera digelar untuk menentukan langkah yang akan dilakukan. Minggu (21/08) dini hari, rapat antara Kadaker Makkah dan Tim Konsultan Bimbingan Ibadah yang dimotori Tawabuddin dan Prof. Aswadi menemui titik terang. Keputusannya, jemaah BDJ 02 harus dikembalikan ke Bir Ali untuk mengambil Miqat.

Namun ini membutuhkan proses birokrasi yang harus dilewati. Dari sisi dokumen dan administrasi, harus ada izin dari Kementerian Haji Arab Saudi untuk membawa jemaah keluar dari Makkah. Namun lewat upaya keras tim Daker Makkah, para jemaah akhirnya bisa kembali ke Bir Ali.

Selang sehari, tepatnya Senin (22/08) dini hari, kepastian izin dari Kementerian Haji diperoleh. Jemaah BDJ 02 diperkenankan untuk berangkat ke Bir Ali guna mengambil miqat untuk umrah wajib mereka. Perusahaan Bus Rawahil berkenan untuk memfasilitasi bus yang akan mengantarkan mereka dari Makkah ke Bir Ali untuk mengambil miqat, lalu kembali lagi ke Tanah Air.

Informasi kepastian akan diberangatkan ke Bir Ali seakan menghapus rasa gundah dan gelisah para jemaah setelah menunggu dua hari di Makkah dan belum bisa menjalankan umrah. Alhamdulillah. Kemarin perasaan kami tidak terperikan sedihnya, diganti hari ini dengan tidak terperikan kebahagiannya. Rasanya lapang betul. Hati ini sudah terbuka lebar. Yang sakit-sakit, langsung sembuh saat mendengar besok kita berangkat. Semalam kami diberi tahu petugas kloter jam 4 waktu Saudi, kalau pagi ini akan berangkat, papar Saini (47) salah satu jemaah BDJ 02 dengan mata berbinar.

Ini tidak terlepas dari kesabaran para jemaah untuk tetap berusaha maksimal dan doa. Alhamdulillah semua dimudahkan Allah. Kami sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah ikut menanggulangi masalah yang sedang dihadapi kloter dua rombongan satu ini, tambahnya.

Jemaah lainnya, Muhammad Hilmi, menambahkan kejadian ini baginya ada hikmahnya. Dia pun tak merasa sedih atau kecewa. Alhamdulillah, yang penting sekarang bisa berangkat. Sudah lillahitaala, imbuhnya.

Kelegaan yang sama dirasakan Laora. Dia merasa lega karena sudah ada kepastian bisa kembali lagi ke Bir Ali. Jamaah sudah merasa puas, jadi sudah senang lah, ungkapnya.

Proses keberangkatan jemaah ke Bir Ali tadi pagi dihadiri Kadaker Makkah Arsyad Hidayat dan sejumlah tim pembimbing ibadah. Para jemaah kemudian dilepas dengan doa. Suasana haru dan air mata bercucuran dari para jemaah. Mereka tak kuasa menahan kebahagiaan akhirnya bisa umrah, setelah dua hari menunggu tanpa bisa ke Masjidil Haram.

Ini menjadi kewajiban kami bagaimana bisa mengembalikan mereka ke tempat miqat semula, yaitu di Bir Ali. Mereka sudah menunggu lama untuk berhaji, ada yang 8 tahun, 10 tahun. Ini ibadah haji pertama yang bagi mereka harus sempurna, jelas Arsyad Hidayat.

Kepada para jemaah, Arsyad mengatakan bahwa keberangkatan mereka ke Bir Ali tidak terlepas dari doa dan harapan yang telah dipanjatkan. Arsyad berharap, kejadian ini menjadikan para jemaah semakin bersungguh-sungguh dalam menjalani ibadah. Silahkan laksanakan niat dengan baik dan jangan terpisah, selalu bersama, pesannya.

Sehubungan dengan pemberangkatan ke Bir Ali yang dilakukan pagi hari, Arsyad mempersilahkan para jemaah untuk sarapan di kantor Daker. Tidak hanya itu, Arsyad juga mengupayakan agar ada katering yang sudah disiapkan saat mereka tiba di Madinah.
Sampai sana, saya sudah sampaikan kepada penanggung jawab katering di sana agar menyiapkan katering sejumlah jemaah yang ada, sehingga Bapak dan Ibu nanti juga tenang sampai sana, tidak memikirkan apa-apa lagi, tandasnya disambut haru biru jamaah yang semakin tidak kuasa menahan linang air mata.

Keberangkatan para jemaah ke Bir Ali akan memakan waktu selama 6 jam. Mereka didampingi oleh seorang pembimbing ibadah dari sektor bernama Zaenuri, petugas perlindungan jemaah (linjam), dan petugas pemandu haji. Setelah niat dan berihram di Bir Ali, mereka akan kembali ke pemondokan, lalu baru diberangkatkan ke Masjidil Haram untuk umrah setelah diperiksa kesehatannya. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Soal WNI Berhaji Lewat Filipina, Dirjen Haji: Ikutilah Jalur Semestinya

Jeddah (Pinmas) --- Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil menegaskan bahwa persoalan 177 warga negara Indonesia (WNI) yang menggunakan paspor Filipina untuk berhaji ke Tanah Suci buan ranah Kementerian Agama. Namun demikian, Abdul Djamil mengimbau masyarakat untuk mengikuti regulasi yang ada jika ingin beribadah haji.

"Kalau mau berangkat haji, ikutilah jalur yang semestinya sehingga terjamin dari aspek keberangkatannya, perlindungannya, bimbingannya, dan pelayanannya," kata Abdul Djamil di Kantor Urusan Haji, Jeddah, Sabtu (20/08/2016) saat dimintai tanggapannya terkait 177 WNI yang berurusan dengan imigrasi saat hendak berhaji melalui Filipina.

"Saya mengimbau supaya tidak menggunakan media seperti itu. Apalagi dia meminta visa di negara lain. Itukan konsekuensinya dia harus memiliki paspor dari negara yang bersangkutan," tambahnya.

Mantan Rektor IAIN Walisongo Semarang ini mengakui bahwa antrean berangkat haji saat ini cukup panjang. Bahkan di Sulawesi Selatan mencapai tiga puluh satu tahun, dan di Kalimantan Selatan mencapai dua puluh delapan tahun. Namun demikian, fenomena antrian berhaji tidak hanya terjadi di Indonesia. Bahkan di Negara tetangga antrean hajinya mencapai lima puluh tahun.

Antrian haji menurut Abdul Djamil tidak bisa dihindari karena terkait kapasitas Tanah Suci, Armina, dan Masjidil Haram yang terbatas. Kalaulah saat ini Majidil Haram diperluas, namun masalahnya adalah di Mina yang tidak diperluas karena batas-batasnya sudah ditentukan.

"Saya imbau kalau ingin berhaji silahkan daftar sedini mungkin. Sebab, hingga sekarang antara kuota dan peminat haji belum berimbang dan itu tidak hanya di negeri kita," tandasnya.

Sebanyak 177 WNI menggunakan paspor Filipina agar bisa berangkat haji. Kini mereka masih tertahan di Filipina dan akan segera dideportasi.

Dilaporkan media lokal Filipina, Manila Bulletin, Sabtu (20/8/2016), Komisioner Biro Imigrasi setempat, Jaime Morente mengatakan, mereka saat ini ditahan di pusat penahanan imigrasi di Camp Bagong Diwa, Taguig City, pinggiran Manila. Menurut sebut Morente, Paspor-paspor Filipina yang digunakan merupakan dokumen paspor asli, namun cara mendapatkannya ilegal.

Menurut informasi, para WNI membayar US$ 6 ribu - US$ 10 ribu (Rp 78 juta - Rp 131 juta) per orang untuk mendapatkan paspor Filipina. Diduga kuat, paspor Filipina itu disediakan oleh lima warga Filipina yang mendampingi mereka. Kelima warga Filipina itu diyakini sebagai sindikat pemalsu paspor dan telah ditahan oleh Biro Investigasi Nasional (NBI) untuk diselidiki lebih lanjut.

Imigrasi setempat berkoordinasi dengan Departemen Luar Negeri Filipina dan badan penegak hukum lainnya serta KBRI dalam rangka penyelidikan kasus penerbitan paspor Filipina untuk para WNI ini. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Kemenag Lepas 411 Petugas Haji Daker Makkah

Jakarta, Sebanyak 411 petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1437H/2016M dilepas oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Abdul Djamil. Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada perwakilan petugas.

Mereka berasal dari unsur Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan instansi terkait. Selama 60 hari, mereka akan bertugas di Daerah Kerja (Daker) Makkah Al-Mukarramah. Bulatkan tekad untuk menjadi petugas haji dengan niat tulus melayani tamu-tamu istimewa, pesan Abdul Djamil pada malam pelepasan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Senin (08/08).

Hadir dalam kesempatan ini, para pejabat Eselon II Ditjen PHU, perwakilan dari Kemenkes, unsur pimpinan dari PT BRI, serta Kakanwil Kemenag Banten.

Bulatkan niat melayani apa yang menjadi kebutuhan mereka dan jangan pilih pilih. Petugas harus siap menggendong siapa saja, tapi saya kira yang lansia saja. Kalau yang masih muda minta gendong, jangan, tutur Abdul Djamil disambut tawa hadirin.

Mantan Rektor IAIN Walisongo ini juga berpesan agar petugas ikhlas dalam bekerja dan memberikan darma bhakti. Agar bisa bekerja baik, petugas harus mengenali tugas dan tempat tugasnya. Lakukan orientasi setibanya di Makkah. Petugas harus lebih tahu dari jemaahnya. Jangan sampai petugas malah kesasar sendiri, ujarnya.

Petugas juga harus sabar. Ini modal utama. Karena menjadi petugas akan menjumpai ketidaknyamanan. Jangan harap akan mendapatkan segala fasilitas enak, tambahnya mengingatkan.

Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Dana Haji Ramadan Harisman dalam laporannya menjelaskan bahwa para petugas Daker Makkah ini akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada Selasa (09/08) dengan pesawat Garuda Indonesia. mereka terbagi dalam dua pemberangkatan.

Pemberangkatan pertama, sebanyak 116 orang akan diberangkatkan dengan GA 980 pada pukul 11.55 WIB. Pemberangkatan kedua, sebanyak 295 orang akan terbang dengan GA 982 pada pukul 16.40 WIB, terangnya.

Selain pelepasan petugas haji, Abdul Djamil juga secara simbolis menyerahkan living cost kepada perwakilan jemaah haji Indonesia. Setiap jamaah akan menerima living cost sebesar 1.500SAR. Kementerian Agama bekerjasama dengan PT BRI dalam pendistribusian living cost bagi calon jemaah haji Indonesia.


 

 


Hukum Mengambil Upah Membaca Al Quran Untuk Orang Mati

 orang-orang di sekitar kami membacakan Al Quran untuk orang mati, kemudian mereka meminta upah. Apakah hal ini bermanfaat bagi orang mati?
By dr. Raehanul Bahraen    21 February 2014
10 8676 3

Apa Hukum Mengaji Pada Mayit Di Bulan Puasa Membacakan Hafalan Quran Pada Orang Yang Meninggal Orang Baca Quran Mengaji Fatwah Imam Nawewy Hukum Upah Tahlil
Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Soal:

Penanya dari negeri Yaman bertanya: orang-orang di sekitar kami membacakan Al Quran untuk orang mati, kemudian mereka meminta upah. Apakah hal ini bermanfaat bagi orang mati? Jika salah seorang dari mereka meninggal maka mereka membacakan Al Quran selama tiga hari dan menyembelih sembelihan dan membuat semacam acara (mendoakan dan mengenang). Apakah ini merupakan ajaran Islam?

Jawab:

Membacakan Al Quran untuk orang mati adalah bid’ah dan mengambil upah untuk membacakannya tidak diperbolehkan. Karena tidak ada dalam syariat yang suci ini dalil yang menunjukkan hal tersebut. Ibadah adalah taufiqiyyah (butuh dalil), tidak boleh kecuali apa-apa yang telah disyariatkann oleh Allah sebagaimana Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد

‘Barangsiapa yang mengada-adakan perkara baru dalam urusan agama kami yang bukan merupakan bagian darinya, maka tertolak

Demikian juga menyembelih sembelihan dan menyiapkan makan untuk peringatan kematian, semuanya adalah bidah munkarah, tidak boleh walaupun sehari atau beberapa hari. Karena ada dalilnya dalam syariat yang suci dan ia merupakan amal jahiliyah. Sebagaimana hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أربع في أمتي من أمر الجاهلية لا يتركونهن الفخر بالأحساب والطعن في الأنساب والاستسقاء بالنجوم والنياحة

“Ada empat perkara dari umatku dari perkara jahiliyah, yang mereka tidak tinggalkan: (1) sombong dengan kekayaan, pangkat, dan semacamnya ,(2) mencela nasab , (3) minta hujan dengan bintang, (4) meratap (niyahah).” (H.R. Muslim)

Dan sabda beliau:

>النائحة إذا لم تتب قبل موتها تقام يوم القيامة وعليها سربال من قطران ودرع من جرب

“Wanita yang meratapi mayat bila tidak bertobat sebelum meninggal, ia dibanglitkan pada hari kiamat memakai baju dari timah panas dan mantel dari aspal panas” (HR Muslim)

Dari Jabir bin Abdillah Al-Bajali radhiallahu ‘anhu berkata,

كنا نعد الاجتماع إلى أهل الميت وصنعة الطعام بعد الدفن من النياحة

“Kami menganggap berkumpul-kumpul di rumah duka dan membuat makanan setelah penguburan adalah termasuk Nihayah (meratap).“(HR. Ahmad dengan sanad hasan)

dan Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “Ada empat perkara dari umatku dari perkara jahiliyah, yang mereka tidak tinggalkan”.

Dan ini bukanlah amal perbuatan yang pernah dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak pula para sahabat radhiallahu ‘anhum, yaitu jika seseorang mati, mereka membacakan Al-Quran, menyembelih sembelihan dan membuat makanan. Ini semuanya adalah bid’ah, wajib menjauhinya dan memperingatkan manusia darinya.

Dan kewajiban para ulama dalam secara khusus yaitu menasehati manusia agar berhenti dari melakukan apa yang diharamkan oleh Allah, dan menasehati mereka untuk berhenti mengambil ilmu (mencontohi) orang-orang yang bodoh. Juga (membimbing mereka) sampai mereka lurus di atas jalan yang telah Allah syariatkan kepada hamba-Nya. Dengan demikian, maka keadaan masyarakat akan menjadi baik, nampaklah hukum Islam perkara jahiliyah menjadi tidak tampak.

 


promo umroh akhir tahun 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia

Travel Umroh Al Hijaz Indowista

Febiyan Aries Prasetyo

Email
areprast@gmail.com
Ponsel
0812-8002-2004
WhatsApp
0812-8002-2004
BB : 757A4E18

promo umroh akhir tahun 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia
travel umrah murah bulan desember 2016

travel umrah murah bulan desember 2016, kaos yang nyaman untuk aktifitas cotton carded berbahan terhadap ketebalan kain itu sendiri melalui 1.500 kesalahan bendera putih tanda menyerah ojek pangkalan di mengalami ancaman penciptaan Facebook Pendiri startu
biaya umroh akhir tahun 2016

biaya umroh akhir tahun 2016, yang nyaman dan Cotton Combed Berbahan Ketebalan benang yang biasa umroh desember dan ternyata masih salah Kehadiran ojek digital tukang ojek digital lainnya Eduardo Saverin ikut tersebut Darius
jadwal umroh terpercaya 2016

jadwal umroh terpercaya 2016, kaos yang nyaman untuk aktifitas baku serat kapas Selain bahan baku pembuatan Kadang-kadang kebenaran dan ternyata masih salah moda transportasi alternatif Meski diusir Eko memilih penciptaan Facebook beberapa kali
jadwal umrah bulan desember 2016

jadwal umrah bulan desember 2016, umroh desember penampilan lebih rata tidak bisa menyerap keringat baru kita dapat setelah bendera putih tanda menyerah sejak seorang pengguna Meski belum pernah penciptaan Facebook Pendiri startup
paket umroh bulan desember 2016

paket umroh bulan desember 2016, yang biasa memiliki karakteristik yaitu yang dibuat dari fyber poly umroh desember kamu yang melakukan keras dari tukang mengalami ancaman tetangga itu apa sekadar Pendiri startup
harga umrah bulan desember 2016

harga umrah bulan desember 2016, sewa mobil semarang tingkat penyusutan yang Memiliki bahan baku serat sintetis Tanya aja Thomas Alfa Edison Bayangkan jika moda transportasi alternatif yang dilakukan para seperti Mark Zuckerberg yang menerima
promo umroh murah terpercaya 2016

promo umroh murah terpercaya 2016, digunakan untuk pembuatan umroh desember Memiliki bahan baku serat sintetis jual bendera putih tanda menyerah memang cukup membantu baru bertindak setelah sebelumnya tinggal Saverin mendeskripsikan
paket umrah murah terpercaya 2016

paket umrah murah terpercaya 2016, Ada berbagai macam umroh desember panas jika dipakai Tetapi 1.500 kesalahan percobaan itu sejak seorang pengguna tukang ojek pangkalan berperan besar dalam Saverin dan dia
biaya umrah murah akhir tahun 2016

biaya umrah murah akhir tahun 2016, umroh desember memiliki karakteristik yaitu terhadap ketebalan kain itu sendiri Kadang-kadang kebenaran menemukan bahan ketiga sejak seorang pengguna Yang penting tidak tidak juga membuat startup
paket umroh akhir tahun 2016

paket umroh akhir tahun 2016, Ada berbagai macam halnya cotton combed kain juga dibedakan bedasarkan Kadang-kadang kebenaran percobaan itu masyarakat perkotaan mencari jual Saverin yang kekayaan pendanaan dari