Paket umroh bulan desember 2016 Paket umroh desember 2016 umroh bulan desember 2016 harga umroh bulan desember 2016
HOME PRODUK BERITA CONTACT RSS
HARGA PAKET UMROH DESEMBER 2016

Paket Umroh Desember 2016 Travel Al Hijaz Indowisata

Tanggal Keberangkatan : 19, 26 November 2016

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

 
#Biaya Paket Umroh Reguler :

Rp. 23.700.000 (quard)

Rp. 24.700.000 (triple)

Rp. 25.700.000 (duo)

Tanggal Keberangkatan : 3, 10, 17, 24, 31 Desember 2016

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Firdaus Al Umroh/ setaraf *3

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh Combine :

Rp. 27.300.000 (quard)

Rp. 28.600.000 (triple)

Rp. 29.900.000 (duo)

Hotel Madinah : Muhtara International/ setaraf *3

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

 

#Biaya Paket Umroh VIP :

Rp. 28.800.000 (quard)

Rp. 30.300.000 (triple)

Rp. 31.800.000 (duo)

Hotel Madinah : Al Harom/ setaraf *5

Hotel Mekkah : Pulman Zamzam/ setaraf *5

Maskapai : Garuda / Saudi Airline

Biaya perlengkapan dan airport tax handling P. Jawa,Lampung : Rp 1.000.000

Biaya Pengiriman luar P. Jawa , Lampung, di tanggung jamaah

Info lebih lengkap Hubungi :

Septina Dwiyani

hp : 081316900423 (smpt), 081932630019 (xl)

wa : 082114202323

pin bb : 5876CDDF

email: umrohalhijaz@gmail.com  atau  septina1605@gmail.com

detail

biaya umrah murah akhir tahun 2016

Paket Umroh bulan Desember 2016 / biaya umrah murah akhir tahun 2016: WhatsApp : 081316900423 081932630019 Kami adalah Travel resmi umroh ber izin departemen agama

Berita & Artikel

Jemaah Haji Wafat Sebelum Wukuf Akan Dibadalhajikan

Makkah (Pinmas) --- Penyelenggaraan ibadah haji 1437H/2016M sudah bergulir. Jemaah haji Indonesia sudah mulai berdatangan di Madinah Al Munawwarah dan dalam waktu dekat akan menuju ke Makkah Al Mukarramah.

Berdasarkan data yang dirilis Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes), Senin (15/08), ada 4 jemaah Indonesia yang meninggal di Madinah, yaitu, Khadijah Nur Binti Imam Nurdin (66) dari kloter 4 Embarkasi Aceh (BTJ 04), Martina binti Sabri (47) dari kloter 6 Embarkasi Batam (BTH 06), Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68) dari kloter 2 Embarkasi Aceh (BTJ 02), dan Senen bin Dono Medjo (79) dari kloter 7 Embarkasi Surabaya (SUB 07).

Lantas bagaimana dengan ibadah haji mereka? Kasi Bimbingan Ibadah Daker Makkah Tawwabuddin, Senin (15/08), menjelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah No 456 tahun 2015 tentang pedoman pelaksanaan safari wukuf dan badal haji, semua jemaah haji yang meninggal sebelum wukuf akan dibadalhajikan.

Adapun persyaratan jemaah yang akan dibadalhajikan adalah mereka yang meninggal setelah masuk di asrama haji embarkasi, meninggal dalam perjalanan di pesawat, meninggal di Arab Saudi sebeum pelasanaan wukuf. Seluruh jemaah yang sudah ada di Saudi dan meninggal sebelum pelaksanaan wukuf, maka akan dibadalhajikan, tegas Tawwab.

Sehubungan dengan itu, Tawwab mengimbau keluarga jemaah haji Indonesia yang wafat dan sesuai persyaratan di atas untuk tidak ragu dan khawatir karena almarhum dan almarhumah akan tetap dibadalhajikan oleh Pemerintah.

Siapa yang membadalhajikan, Tawwab menjelaskan bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pada saatnya akan melakukan rekruitmen petugas badal haji sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan. Rekruitmen penting dlakukan untuk memastikan bahwa orang-orang yang akan melakukan memenuhi persyaratan sebagai orang yang membadalhajikan, antara lain sudah pernah berhaji dan mengetahui syarat dan rukun haji.

Koordinator Konsultan Bimbingan Ibadah Haji Daker Makkah Aswadi menambahkan, sebagai bukti pelaksanaan badal haji, akan diterbitkan sertifikat yang mencantumkan nama jemaah yang dibadalhajikan dan orang yang membadalhajikan. Sertifikat tersebut nantinya akan diberikan kepada kloter masing-masing sehingga mereka tahu kalau jemaahnya yang meninggal telah dibadalhajikan, terang Aswadi. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Siti Maryam Ismail Wafat Saat Sedang Sai

Makkah (Pinmas) --- Orang meninggal dengan cara yang beragam, sesuai takdir Tuhan. Karenanya, meninggal dalam keadaan khusnul khatimah adalah harapan yang senantiasa dilangitkan.

Siti Maryam Ismail (60), jamaah haji asal Balapulang, Tegal juga telah menjalani takdirnya. Minggu (21/08), Siti Maryam Ismail wafat didekat suaminya, saat keduanya sedang menjalani ibadah Sai.

Almarhumah meninggal sedang melaksanaan umrah sunnah. Saat melaksanakan Sai pada putaran ke 6 (dari Marwah ke Shafa), almarhumah tiba-tiba merosot dari pegangan suaminya dan terkulai di lantai sai, demikian penjelasan Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram Ali Nurakhim.

Siti Maryam tergabung adalam kloter pertama Embarkasi Solo (SOC 01) yang berangkat pada Selasa (09/08) lalu. Usai menjalani ibadah Arbain di Masjid Nabawi Madinah, jemaah SOC 01 bertolak ke Makkah dan sampai di Kota Kelahiran Nabi SAW pada 18 Agustus 2016. Selama di Makkah, almarhumah tinggal di Hotel Manazil Al Hayat, Jarwal dengan nomor pemondokan 806.

Berdasarkan COD yang telah diterbitkan, almarhumah yang memiliki nomor paspor B2733533 ini meninggal pada pukul 00.59 waktu Arab Saudi karena cardiovascular diseases (sakit yang berkenaan dengan gangguan jantung dan pembuluh darah).

16 Meninggal

Hingga hari ini, total ada 16 orang jemaah Indonesia yang wafat di Arab Saudi, seiring bertambahnya dua jemaah yang meninggal dunia. Selain Siti Maryam yang meningga di Masjidil Haram, Makkah, satu orang lainnya meninggal pada Sabtu (20/08) kemarin di RSAS Madinah.

Jemaah yang wafat di Madinah pada pukul 12.15 waktu Arab Saudi tersebut adalah Muhammad Tahir bin Abdul Razak (68). Dia berasal dari embarkasi Batam (BTH) kloter 011 dengan nomor paspor B3236096.

Berikut rekap data lengkap jemaah wafat per 21 Agustus 2016:

1. Senen bin Dono Medjo (79). Laki-laki. Kloter 007 Embarkasi Surabaya .
2. Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68). Perempuan. Kloter 002 Embarkasi Aceh.
3. Martina binti Sabri Hasan (47). Perempuan. Kloter 006 Embarkasi Batam.
4. Khadijah Nur binti Imam Nurdin (66). Perempuan. Kloter 004 Embarkasi Aceh.
5. Dijem Djoyo Kromo (53). Perempuan. Kloter 18 Embarkasi Solo.

6. Sarjono Bin Muhammad (60). Laki-laki. Kloter 006 Embarkasi Batam.
7. Oom Eli Asik (66). Perempuan. Kloter 003 Embarkasi Jakarta-Bekasi.
8. Nazar Bakhtiar bin Batiar (82). Kloter 001 Embarkasi Padang.
9. Juani bin Mubin Ben (61). Kloter 006 Embarkasi Aceh.
10. Asma binti Mian (78). Kloter 001 Embarkasi Padang.

11. Tasniah binti Durakim Datem (73). Kloter 003 Embarkasi Padang.
12. Jamaludin bin Badri Kar (58). Kloter 005 embarkasi Palembang.
13. Abdullah bin Umar Gamyah (68). Embarkasi Aceh kloter 001.
14. Rubiyah binti Mukiyat Muntari (71). Embarkasi Surabaya kloter 020.
15. Muhammad Tahir bin Abdul Razak (68). Embarkasi Batam (BTH) kloter 011.
16. Siti Maryam Ismail (60). Embarkasi Solo (SOC) kloter 001.
(mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/

Pemondokan Jemaah Haji Tahun 2016

Jakarta (Sinhat)--Jemaah haji saat berada di Makkah menempati pemondokan yang berbeda-beda. Ada yang letaknya dekat ke Masjidil Haram, namun ada juga yang berjarak agak jauh. Untuk menentukan pembagiannya agar adil, dilakukan sistem qur ah, yakni dengan cara pengundian. Proses pengundian sudah berjalan di Jakarta pada tanggal 22 Juni lalu dan dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan dihadiri para pejabat Kementerian Agama di daerah termasuk para pengawas haji. Total ada 117 hotel di Makkah untuk ditempati sekitar 152 ribu jemaah Indonesia. Mereka tersebar berdasarkan kloter dan embarkasi keberangkatan. Ada pun pemondokan-pemondokan tersebut terbagi ke dalam enam wilayah, yang terdiri dari Jarwal/Biban, Misfalah/Nakasah, Mahbas Jin, Aziziyah, Raudhah dan Syisah. Pemondokan di Makkah dalam lingkup layanan 52 Maktab yang terbagi menjadi 9 sektor. Wilayah-wilayah di atas dipilih karena mudah dikenali dan diakses, area jalan yang cukup landai dan akses transportasi yang lebih mudah. Semua pemondokan sudah berstandar hotel berbintang 3 dan 4 dengan jarak terjauh maksimal 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. Intinya adalah karena masing-masing hotel itu punya lokasi berbeda dari Masjidil Haram. Jadi, demi menegakkan keadilan, supaya tidak ada yang iri satu jamaah dengan yang lainnya. Maka cara yang selama ini kita terapkan adalah dengan diundi. Dengan diundi penempatan jemaah semata-mata undian itu yang menentukan, kata Menag Lukman. Para jemaah nantinya akan beraktivitas sehari-hari menggunakan bus salawat. Bus itu akan beroperasi selama 24 jam di luar puncak haji, untuk melayani jemaah dari pemondokan ke Masjidil Haram.(sumber : kemenag.go.id) Harga Paket Umroh Bulan Desember 2016 = http://desember2016.4pilar.com/index.php?2016=12&idc=3

Tahun Depan Makkah akan Miliki Hotel dengan 10 Ribu Kamar

Berhaji.com

Tahun depan Makkah akan menjadi rumah bagi hotel terbesar di dunia dengan 10 ribu kamar.

Abraj Kudai Hotel dibangun dengan biaya 3,5 miliar dolar AS diharapkan rampung 2017. Digadang sebagai hotel terbesar di dunia, proyek ini dimiliki oleh Kementerian Keuangan Arab Saudi dan dirancang oleh grup Dar Al-Handasah.

Lokasi hotel terletak di Manafia, yakni pusat Makkah, hanya berjarak 2 km dari Masjidil Haram. Nantinya, pengunjung akan menikmati kemewahan papan atas dengan lebih dari 70 restoran, 12 menara bangunan hotel yang masing-masing terdiri dari 30 hingga 48 lantai, dan empat helipad.

Abraj Kudai tak sekedar dibangun sebagai hotel. Tersedia pula convention center, dengan fasilitas parkir bus, pusat perbelanjaan, pusat jajanan, pusat konferensi, dan juga parkir, seperti dikutip dari republika.co.id. Adapun kubah di lantai teratas akan menjadi rumah bagi ballroom yang berlokasi di menara tertinggi.

Ukurannya yang megah, begitu pula tingginya, serta lokasinya, membuat bangunan ini menjadi ikon dengan identitas modern multifungsi yang lekat dengan Saudi dan Islam.

Sejauh ini hotel akan dibuka tahun depan, tapi laporan finansial menyebut kontruksi mungkin terlambat hingga 2018. Sementara itu rekor hotel dengan kamar terbanyak di dunia masih dipegang Malaysia`s First World Hotel dengan  7.351 kamar, seperti dilansir dari Indian Express.

http://desember2016.4pilar.com/

Bus Salawat Siap Antar Jemaah Umrah dan Shalat

Makkah (Pinmas) --- Kegiatan pertama calon jamaah haji saat mereka tiba di Kota Kelahiran Nabi adalah melaksanakan umrah wajib yang menjadi bagian dari rangkaian ibadah haji. Kepala Bidang Transportasi Subhan Cholid mengatakan bahwa bus salawat sudah siap mengantarkan jemaah haji dari pemondokan ke Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah.

Sampai di sini, akan kita layani dengan bus salawat untuk yang pertama kali umrah (umrah wajib). Nanti kita akan siapkan bus salawatnya untuk mengantar mereka ke Masjidil Haram, jelas Subhan usai melakukan simulasi operasional bus Salawat di Terminal Syib Amir, Makkah, Minggu (14/08).

Kepada jemaah haji Indonesia yang akan datang dari madinah mulai Kamis (18/08), Subhan berpesan agar setibanya di hotel Makkah, tidak terburu-buru untuk langsung berangkat ke Masjidil Haram guna melaksanakan umrah. Apalagi jika kedatangannya bersamaan dengan jam waktu salat.

Kita sarankan mereka (ke Haram) setelah tenang, barangnya sudah kompiit di kamarnya masing-masing, dan secara fisik sudah fresh. Kita juga sarankan agar umrah tidak dilakukan menjelang masuknya waktu salat agar tidak berbenturan dengan orang yang mau berjamaah, terang Subhan.

Misal jika datangnya Magrib, maka nunggu dulu sampai jam 11 atau 12. Selain busnya sudah sepi, di haramnya juga sudah lumayan, meski tidak mungkin sepi banget, tambahnya.

Bus salawat adalah layanan bus yang disiapkan untuk mengantarkan jemaah haji untuk melaksanakan salat di Masjidil Haram. Jamak dari kata salat adalah salawat sehingga bus yang akan mengantarkan jemaah selama 24 jam itu disebut juga dengan bus salawat.

Ada 10 rute perjalanan bus salawat yang akan melayani jemaah haji Indonesia, yaitu: pertama, Aziziyah Janubiyah Mahbas Jin. Rute ini akan melayani 10.296 jemaah haji Indonesia yang tinggal di pemondokan nomor 307 sampai 315. Untuk mempermudah, para jemaah akan mendapatkan stiker berwarna biru langit sesuai dengan warna stiker yang ditempel di bus salawat. Jumlah bus yang beroperasi pada fase puncak adalah 24 unit.

Kedua, Aziziah Syimalia 1 Mahbas Jin. Jalur ini akan melayani 14.706 jemaah yang tinggal di pemondokan nomor 401 406 serta 409 dan 410. Warna stiker: kuning. Ada 37 bus pada fase puncak.

Ketiga, Aziziah Syimalia 2 Mahbas Jin. Rute ini akan melayani jemaah yang tinggal di pemondokan nomor 407 dan 408. Warna stiker: merah. Ada 5 bus pada fase puncak.

Keempat, Mahbas Jin Bab Ali. Jalur ini akan melayani 42.773 jemaah haji yang tinggal di pemondokan nomor 101 109, 201 207, 301 306, serta 503 dan 504. Warna stiker: putih. Jumlah bus yang berperasi pada fase puncak adalah 58 unit.

Kelima, Syisyah Raudhah Syib Amir. Melayani 10.288 jemaah yang tinggal di pemondokan nomor 501, 502, serta 713 716. Warna stiker: ungu. Ada 26 bus yang beroperasi pada fase puncak.

Keenam, Syisyah 1 Syib Amir. Melayani 11.217 jemaah haji Indonesia yang tinggal di pemondokan nomor 505 510, serta 601 605. Warna stiker: hijau. Ada 28 bus yang beroperasi pada fase puncak.

Ketujuh, Syisyah 2 Syib Amir. Melayani 15.768 jemaah yang tinggal di pemondokan 606 629. Warna stiker: abu-abu. Ada 38 bus yang beroperasi pada fase puncak.

Kedelapan, Raudhah Syib Amir. Rute ini akan melayani 12.658 jemaah haji Indonesia yang tinggal di pemondokan 701 710. Warna stiker: pink tua. Ada 28 bus yang beroperasi pada fase puncak.

Kesembilan, Biban/Jarwal Rea Bakhs/Jiad. Rute ini melayani 8.280 jemaah haji Indonesia yang tinggal di pemondokan nomor 801, 804, dan 805. Warna stiker: hitam. Ada 18 bus yang beroperasi pada fase puncak.

Kesepuluh, MisfalahNakkasah Rea Bakhas/Jiad. Akan melayani 14.512 jemaah haji Indonesia yang tinggal di pemondokan nomor 904 913. Warna stiker: coklat. Ada 38 bus yang beroperasi pada fase puncak. (mkd/mkd)

http://desember2016.4pilar.com/



 

 


Allah tidak MEMANGGIL orang-orang yang MAMPU

Allah tidak MEMANGGIL orang-orang yang MAMPU tapi Allah MEMAMPUKAN orang-orang yang TERPANGGIL untuk berkunjung ke Baitullah (ka’bah).

Menurut makna bahasa, Haji berarti menyengaja atau mengunjungi, sedangkan dalam terminologi islam, Haji itu berarti berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan beberapa amalan-amalan seperti wukuf, tawaf, sa’i serta amalan lainnya pada masa tertentu untuk mendapatkan pahala dan ampunan dari Allah SWT.  Keseluruhan rangkaian pelaksanaan ibadah haji itu dilakukan di Arab Saudi, sehingga siapapun yang berangkat kesana tentulah orang yang mampu dan memiliki bekal materi yang cukup.

Bila anda selesai membaca catatan saya ini kemudian anda langsung berniat dan bersungguh-sungguh akan melaksanakan Haji atau Umroh, ada 2 kemungkinan saja yang bakal terjadi.

    Anda mempunyai kesempatan bisa melaksanakan keinginan Haji & Umroh.
    Anda tidak mempunyai kesempatan untuk melaksanakan keinginan Haji & Umroh.

Untuk memahami bahasa “punya kesempatan” atau “tidak punya kesempatan” dalam hal Haji & Umroh kita cukup mengingat contoh nyata  “Tukang Becak Naik Haji” , Penjual Gorengan Naik Haji setelah Menabung selama 20 tahun ,  atau sinetron “Tukang Bubur Naik Haji”   kemudian... tengok teman atau tetangga kita yang mampu beli mobil Rp.100jt – Rp.500jt hingga 1 milyar  tapi belum Haji juga walau ongkos haji hanya berkisar Rp.38 jutaan. Begitulah rahasia Haji....

- Banyak orang yang mampu tetapi tidak sempat.

- Ada yang sempat tetapi ia tidak mampu.

- Ada lagi yang sempat dan mampu tetapi tidak sehat.

- Ada juga yang mampu, sempat dan sehat tetapi harus menunggu 15 tahun lagi.

- Ada yang mampu, sempat dan sehat tetapi hatinya tidak tergerak untuk berhaji.

(maaf tidak ada niat menyindir si miskin atau si kaya, ini dalam konteks pemahaman “kesempatan” itu tadi).

HAJI  ITU PANGGILAN, DIPANGGIL, ATAU TERPANGGIL ?

Untuk memudahkan memahami kata di atas, kita sandingkan saja padanan perubahan kata “panggil” dengan “daftar” :  “panggilan, dipanggil, terpanggil”  dengan  “daftaran, didaftar, terdaftar”.

Untuk jadi “Terdaftar”, kita harus daftar terlebih dahulu seteleh kita tahu adanya pengumuman pendaftaran dan kita juga harus pastikan bahwa kita sudah ada didaftar.  Begitu juga sebelum kita jadi “Terpanggil” tentu kita harus merespon panggilan agar kita bisa dipanggil dan masuk daftar Terpanggil.

Allah sudah menyebarluaskan panggilan atau undangan ini kepada seluruh umat manusia. Undangan ini sudah dibuat oleh Allah dan disebarluaskan untuk hambaNya sejak ribuan tahun lalu oleh Nabi Ibrahim AS dan dilanjutkan oleh Rasulullah SAW,  undangan ini akan tetap ada sampai akhir zaman.

Panggilan itu tidak ditujukan khusus layaknya undangan resepsi, undangan dinner, cocktail party atau jenis undangan lain, dimana kita mempunyai pilihan mau atau tidak mau, bisa atau tidak bisa, kadang-kadang malah ada perasaan ‘tidak enak’ pada si pengundang bila tidak menghadiri.

Panggilan yang satu ini adalah sebuah “inisiatif” yang didasari keimanan dan taqwa, yang ‘mengharuskan’ diri untuk mau hadir, ‘harus’ bisa hadir, ‘harus’ merasa tidak enak jika tidak hadir.  Memang benar-benar tidak ada pilihan lagi bagi yang berkesempatan. Harus hadir. Urusan undangan yang satu ini kaitan tanggung jawabnya lebih berat daripada sekedar ‘tidak enak’ pada si Pengundang. Tidak semudah itu pula lantas kita ‘bisa’ menghubungi si Pengundang dan dengan enteng memohon maaf atas ketidak hadiran kita karena bermacam alasan-alasan tertentu.


Sebagaimana sama-sama diketahui bersama bahwa ibadah haji pada hakikatnya adalah merupakan napak tilas atas perjuangan Nabi Ibrahim as dalam mewujudkan ketaqwaan terhadap Allah SWT.  Nabi Ibrahim as dikenal sebagai Bapak Monoteisme (Tauhid), sebab beliaulah yang pertama sekali yang dapat membuktikan keesaan Allah SWTsecara rasional dan menolak ketuhanan tuhan-tuhan yang lainnya secara rasional pula.

Untuk itu beliau pulalah yang diperintahkan Allah SWT untuk menyampaikan seruan panggilan menunaikan ibadah haji itu sesuia dengan firman Allah SWT : Dan serulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh (Q.S. Al-Hajj : 27).

Ibnu Abbas menyatakan bahwa setelah Nabi Ibrahim selesai membangun Kabah maka Allah berfirman kepadanya : Serulah manusia untuk pergi haji. Nabi Ibrahim agak ragu, apakah suara panggilannya akan didengarkan atau tidak. Ibrahim berkata : Wahai Tuhanku, bagaimana suaraku ini bisa sampai ? Kemudian Allah berfirman : Seru sajalah, Aku (Allah) yang akan menyampaikannya.

Kemudian naiklah Nabi Ibrahim ke Jabal Qubaisy dan menyeru : Wahai manusia ! sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepadamu untuk berhaji di rumah Allah ini, agar Allah mengganjar kepadamu syurga dan melepaskan dari siksa neraka, maka berhajilah. Kemudian orang-orang menyahuti panggilan itu sembari membaca Talbiyah.

mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali ‘Imraan [3]; ayat: 96-97)

Jadi…. Allah  memanggil, kita dipanggil, tetapi hanya “sebagian” saja dari kita yang “terpanggil”. Itu semua tergantung respon kita setelah menerima panggilan.

Saya pikir kurang tepat apa yang kita lakukan ketika ada orang yang mau berangkat haji/umroh kita ngomong (titip pesan) “nanti nama saya di panggil / di sebut  ya…..”  karena sebenarnya bukan kapasitas manusia (jamaah) untuk melakukan panggilan ini.  Cukuplah kita minta didoakan saja sesuai apa yang kita harapkan karena sesungguhnya sebagai insan kita mesti saling mendoakan dalam kebaikan.

BELUM ADA PANGGILAN

Saya sebenarnya kurang setuju dengan penyebutan haji adalah “Panggilan Allah”  atau dengan alasan “Belum Ada Panggilan”.  Dengan penyebutan “panggilan Allah” itu kok kayaknya mengesankan bahwa Allah itu pilih kasih kepada hambanya. Lah apa itu berarti orang yang belum haji itu bukanlah orang pilihan? bukanlah orang-orang yang disukai Allah ? Apakah Allah lebih memandang orang yang berhaji itu lebih mulia daripada mereka yang belum haji itu?  Apakah Allah sama sekali ndak melihat niat dan usaha hambanya itu untuk bisa berangkat ke tanah suci ?

Allah itu pasti suka kepada semua hamba yang beribadah kepadaNya, dan itu tidak terbatas hanya kepada ibadah haji saja. Allah pasti juga suka kepada mereka yang melaksanakan sholat, puasa dan ibadah lainnya, asal dengan satu syarat, bahwa semua itu dilakukan benar-benar niat karena Allah, bukan karena pamer atau niat lainnya.


Jadi istilah “Haji itu panggilan Allah”  akan lebih tepat bila diganti dengan “Haji adalah atas izin Allah”.

KEINGINAN YANG KUAT

Yakinlah bahwa Allah tidak memanggil orang-orang yang mampu tapi Allah memampukan orang-orang yang terpanggil.

Untuk bisa menjadi yang “terpanggil” niat saja tidak cukup. Harus dengan “niat dan keinginan yang kuat” yang dimanifestasikan dalam tindakan kita.  Berdoa setiap waktu dan mengerahkan segenap tenaga dan usahanya untuk bisa pergi ke Baitullah.    Keinginan yang kuat akan menuntun kita ke jalan menuju Baitullah.  Kalo ternyata sampai menjelang ajal kita belum bisa merealisasikan niat dan keinginan kuat kita untuk mengunjungi Baitullah dengan berbagai alasan, kita masih ada peluang untuk berhaji yaitu anak cucu kita yang akan menghajikan.

BELUM SIAP


Jika kita lahir dan dibesarkan sebagai seorang muslim, bukankah kita sudah disiapkan sejak dini ?  Bukankah rukun islam adalah syahadat, sholat, zakat, puasa ramadhan dan haji ?   Jika Islam diibaratkan sebagai sebuah bangunan, maka Rukun Islam merupakan tiang-tiang penyangga utama bangunan itu.  Bangunlah tiang-tiang itu dan mulailah dari yang paling bisa dan memungkinkan untuk dibangun.  Sejak dini semestinya kita juga sudah harus siap-siap menyediakan material-material yang diperlukan untuk membangun tiang-tiang tersebut.  Namun kenyataannya banyak yang sekedar atau bersungguh-sungguh membangun 4 tiang utama dan mengesampingkan 1 tiang utama itu.

ANTREAN  HAJI  PANJANG

Semua rangkaian ibadah Haji adalah mengandalkan fisik. Usia semakin tua semakin berat melaksanakan ibadah haji. Maka lebih afdol ibadah haji dilaksanakan selagi muda dan sehat sehingga bisa melaksanakan semua rukun, wajib dan sunnahnya berhaji.

Sudah menjadi sebuah fakta yang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa pada saat ini ibadah haji di negara Indonesia menjadi suatu ibadah yang sulit untuk dilaksanakan, hal ini dikarenakan adanya waiting list yang sangat banyak, sehingga masa tunggu untuk pemberangkatan haji menjadi sangat lama.

Kalo hari ini anda langsung ke Kantor Depag untuk Daftar Haji, saya pastikan bahwa anda punya kesempatan berangkat haji 15 tahun lagi. Ya… 15 tahun lagi.  Bahkan ada wilyah yang daftar tunggunya sudah sampai 20 tahun lebih. Berapa umur anda sekarang ?  Kalau tidak daftar haji sekarang mau berangkat kapan?  Inilah yang menjadi renungan umat islam yang ada di Indonesia, sebab untuk mau pergi haji saja mesti antri 10-25 tahun lamanya bahkan bisa jadi bisa lebih lama lagi.
 
Panjangnya daftar tunggu haji ini menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk bisa berangkat haji, hal ini bisa dimaklumi karena ibadah haji merupakan amalan yang paling utama dan memiliki keafdholan yang sangat besar. Menurut beberapa hadist yang pernah saya baca, selama orang yang melaksanakan haji itu tidak melakukan dosa syirik dan maksiat, maka tidak ada pahala yang lebih pantas bagi mereka selain mendapatkan surga. Allah juga pasti akan mengabulkan semua doa-doa yang dipanjatkan dan  sekaligus pula mengampuni juga semua dosa-dosanya.

Hampir bisa dipastikan karena antrean panjang haji  orang akan beralih ke Umroh (haji kecil).  Orang yang Umroh akan meningkat tahun-tahun mendatang. Perkembangan ekonomi Indonesia yang relatif stabil meningkatkan jumlah kelas menengah middle class Muslim. Pada saat yang sama, memberikan peluang lebih besar bagi kelas bawah lower class untuk menabung guna membiayai perjalanan naik haji atau umrah. Karena itu pula, jumlah Muslimin-Muslimat yang berniat naik haji dan umrah juga bakal berlipat ganda., Bisa jadi nanti pergi umroh pun menjadi sulit dan harus masuk daftar waiting list karena visa umroh pun terbatas jumlahnya.

 


biaya umrah murah akhir tahun 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia

Travel Umroh Al Hijaz Indowista

Febiyan Aries Prasetyo

Email
areprast@gmail.com
Ponsel
0812-8002-2004
WhatsApp
0812-8002-2004
BB : 757A4E18

biaya umrah murah akhir tahun 2016

SEPESIAL OBAT 2016 HUBUNGI : WhatsApp : 085641178823 Kami adalah distributor resmi Pt Natural Nusantara yang melayani pemesanan untuk seluruh wilayah indonesia
promo umrah murah desember 2016

promo umrah murah desember 2016, bagamana karakteristiknya hasil rajutan dan Memiliki daya tahan terhadap tingkat jual Bayangkan jika mencapai tujuan Sayangnya baru bertindak seperti Mark Zuckerberg Saverin mendeskripsikan
paket umrah akhir tahun 2016

paket umrah akhir tahun 2016, travelling Setiap jenis bahan tentunya Cotton Combed Berbahan Selain bahan baku pembuatan baru kita dapat setelah tangan dan mengibarkan keras dari tukang yang dilakukan para setelah sebelumnya tinggal bertemu dengan
biaya umroh murah desember 2016

biaya umroh murah desember 2016, jual tingkat penyusutan yang Selain bahan baku pembuatan Tetapi 1.500 kesalahan Tetapi Edison nggak mencapai tujuan Sayangnya menentang tindakan intimidasi yang dilakukannya di negara dewan direksi portal
promo umroh terpercaya 2016

promo umroh terpercaya 2016, umroh desember tingkat penyusutan yang Ketebalan benang yang biasa melalui 1.500 kesalahan bendera putih tanda menyerah moda transportasi alternatif tukang ojek pangkalan Saverin yang kekayaan Pendiri startup
travel umrah murah bulan desember 2016

travel umrah murah bulan desember 2016, kaos yang nyaman untuk aktifitas cotton carded berbahan terhadap ketebalan kain itu sendiri melalui 1.500 kesalahan bendera putih tanda menyerah ojek pangkalan di mengalami ancaman penciptaan Facebook Pendiri startu
biaya umrah akhir tahun 2016

biaya umrah akhir tahun 2016, yang biasa baku serat kapas penyusutan yang baik Tanya aja Thomas Alfa Edison kelima keras dari tukang tukang ojek digital lainnya menetap di Singapura juga membuat startup
biaya umrah murah terpercaya 2016

biaya umrah murah terpercaya 2016, yang nyaman dan daya tahan terhadap dengan karakteristik khas percobaan dan semuanya gagal jual dilakukan para tukang baru bertindak seperti Mark Zuckerberg yang menerima
travel umrah desember 2016

travel umrah desember 2016, kaos yang nyaman untuk aktifitas memiliki karakteristik ketebalan benangnya yang berpengaruh menemukan bohlam kesalahan mengantarkannya layanan bernama Boris menentang tindakan intimidasi setelah sebelumnya tinggal juga membuat
biaya umrah desember 2016

biaya umrah desember 2016, bahan untuk kaos memiliki karakteristik atau biji plastik baru kita dapat setelah tangan dan mengibarkan Kehadiran ojek digital Meski diusir Eko memilih setelah sebelumnya tinggal juga membuat startup
travel umroh akhir tahun 2016

travel umroh akhir tahun 2016, Lalu apa saja jenis-jenis cotton carded berbahan tidak bisa menyerap keringat melalui 1.500 kesalahan dan ternyata masih salah mencapai tujuan Sayangnya tukang ojek pangkalan penciptaan Facebook Saverin dan dia